Pileg 2019

Nurwiyatno, Ichwan Sumadi, dan Taufik Monyong bakal Warnai Caleg Demokrat Jatim

Partai Demokrat tengah bersiap mendaftarkan bakal calon legislatifnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur.

Nurwiyatno, Ichwan Sumadi, dan Taufik Monyong bakal Warnai Caleg Demokrat Jatim
surabaya.tribunnews.com/Bobby Constantine Koloway
Sekretaris DPD Demokrat Jatim, Renville Antonio. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Partai Demokrat tengah bersiap mendaftarkan bakal calon legislatifnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur.

Menurut Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur, Renville Antonio, ada beberapa nama baru yang masuk dalam tataran bacaleg partainya.

"Kami memang mengajak berbagai tokoh ke Partai Demokrat. Kami mengakomodasi berbagai tokoh yang memiliki kesamaan karakter dengan partai kami," kata Renville.

Renville menyebut beberapa figur di antaranya. Mulai dari salah satu tokoh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Timur yang saat ini dipimpin oleh Ichwan Sumadi. Kemudian, ada pula seniman yang tergabung di Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT) yang saat ini dipimpin oleh Taufik Hidayat (Taufik Monyong) ikut mendaftar sebagai bacaleg di partai bernomor 14 ini.

Tak hanya itu, beberapa mantan birokrat juga disinyalir akan meramaikan bursa pencalegan Demokrat. Di antaranya, Nurwiyatno (Mantan Kepala Inspektorat Jawa Timur) dan Maskur (Mantan Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur).

"Ada pula beberapa kader PMII hingga GMNI juga ikut mendaftar di partai kami," kata Renville yang juga Anggota DPRD Jatim ini.

Renville menyebut bahwa dalam menyusun bacaleg partainya menerapkan beberapa kriteria. Di antaranya harus memenuhi Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018.

Yang mana, di dalam PKPU tersebut tercantum larangan bagi bacaleg dari mantan narapidana koruptor untuk mencalonkan kembali.

"Saya rasa PKPU Nomor 20 itu justru mempermudah kami, terutama untuk merekrut caleg dan melakukan persiapan," kata Renville yang juga bergelar magister hukum ini.

Sedangkan khusus tingkat provinsi Jawa Timur, bacaleg harus menandatangani kesepakatan kesediaan mengawal program Nawa Bhakti Satya atau sembilan program prioritas pemerintahan Gubernur Jatim berikutnya, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.

"Sebab, kami sudah sepakat bukan hanya mengawal proses pemenangan Ibu Khofifah, namun juga mengawal proses pelaksanaan program," kata Renville yang juga Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim ini.

"Yang mana di dalam program tersebut Demokrat juga ikut dalam proses merancangnya," kata Renville yang juga menjadi Sekretaris Tim pemenangan Khofifah dan Emil ini.

KPU Jatim telah membuka pendaftaran bakal caleg pada 4-17 Juli 2018. Pendaftaran tersbeut dilakukan secara kolektif oleh masing-masing partai politik.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help