Berita Banyuwangi

Dua Pasar Tradisional Banyuwangi akan Dibuat Jadi City Tour Kuliner dan Tempat Kongkow

Pasar Blambangan dan Tiga Berlian, dijadikan city tour sentra kuliner dan kongkow Banyuwangi

Dua Pasar Tradisional Banyuwangi akan Dibuat Jadi City Tour Kuliner dan Tempat Kongkow
surya/haorrahman
Soft launching centra kuliner cokelat di Pasar Blambangan. Di dua pasar kota Banyuwangi, nantinya akan dijadikan sentra kuliner dan kongkow. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Ada yang baru di pasar tradisional kota Banyuwangi. Banyuwangi menyiapkan city tour kuliner dan tempat nongkrong (kongkow), khas bumi Blambangan di pasar yang terletak di pusat kota tersebut.

Dua pasar tradisional yang lokasinya berdekatan, Pasar Blambangan dan Tiga Berlian, dijadikan city tour sentra kuliner dan kongkow, tanpa meninggalkan fungsi pasar tradisional itu sendiri.

Di Pasar Blambangan dijadikan sentra cokelat dan jajanan tradisional Banyuwangi, sedangkan di Pasar Tiga Berlian dijadikan sentra kopi, buah-buahan lokal, dan UMKM Banyuwangi. Soft launching city tour kuliner dan kongkow ini, telah dilaksanakan pada, Sabtu (7/7) malam.

"Banyuwangi memiliki potensi hasil alam yang besar. Seperti cokelat dan kopi Banyuwangi yang telah diakui dunia. Karena itu kami ingin memperkenalkan pada publik, dengan membuat sentra kuliner Banyuwangi. Ini juga untuk meningkatkan perekonomian UMKM masyarakat Banyuwangi," kata Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widiyatmoko, Minggu (8/7).

Di dekat pintu masuk Pasar Blambangan, tepatnya di pelataran selatan Mal Pelayanan Publik, dibuat tempat kongkow dengan menu utama cokelat dan kuliner serba cokelat.

Pemkab Banyuwangi merangkul Gombeng Nirvana, yang telah berpengalaman dalam mengelola cokelat. Cokelat yang disuguhkan berasal dari cokelat Glenmore, yang kualitasnya telah diakui dunia.

Yusuf mengatakan, cokelat Banyuwangi telah banyak diekspor untuk kebutuhan olahan cokelat dari berbagai negara.

"Kami ingin masyarakat dan wisatawan bisa merasakan nikmatnya cokelat Glenmore," kata Yusuf.

Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Arief Setiawan, menambahkan sentra nyokelat ini agar masyarakat tahu bahwa Banyuwangi memiliki potensi cokelat yang besar.

"Selain Glenmore, banyak desa di Banyuwangi penghasil cokelat. Dengan sentra cokelat ini, kami ingin masyarakat bisa merasakan cokelat kualitas hotel berbintang harga PKL (pedagang kaki lima)," kata Arief.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help