Liga 1

Tandang Ke Markas Madura United FC, Djajang Nurjaman Akan Berusaha Maksimal Untuk Dapat Poin

Djajang Nurjaman: Kami bertekad bisa meraih poin dari pertandingan nanti, meskipun memang rekor laga tandang kami selama ini kurang baik

Tandang Ke Markas Madura United FC, Djajang Nurjaman Akan Berusaha Maksimal Untuk Dapat Poin
SURYAOnline/Khairul Amin
Djajang Nurjaman (kiri) saat jumpa pers, Sabtu sore (7/7/2018) di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan. 

SURYA.co.id I PAMEKASAN – Djajang Nurjaman, pelatih kepala PSMS Medan mengaku akan berusaha maksimal untuk meraih poin tandang pertama kala tandang ke markas Madura FC, Minggu sore (8/7/2018) di Stadion Gelora Ratu Pemelingan (SGRP) dalam lanjutan pertandingan pekan ke-14 Liga 1 2018.

Meskipun memang pelatih kelahiran Majalengka tersebut menyebutkan bahwa meraih poin di Madura bukan hal mudah, belum lagi tim baru saja kembali dari libur panjang, jelas sentuhan pemain masih belum kembali 100 persen.

“Pertandingan ini akan berjalan sulit, karena kita bermain pasca libur, lama tidak bermain, sehingga itu menjadi kendala tersendiri. Namun kami bertekad bisa meraih poin dari pertandingan nanti, meskipun memang rekor laga tandang kami selama ini kurang baik,” terang pelatih berumur 53 tahun itu, Sabtu sore (7/7/2018) saat jumpa pers di SGRP.

Hingga pekan ke-13, PSMS Medan memiliki rekor laga tandang kurang baik, dari enam laga tandang sebelumnya, Legimin Raharjo dan kawan-kawan tidak ada satupun laga yang berhasil mendapatkan poin. Masing-masing kalah dari Bali United, Persela Lamongan, PSIS Semarang, PS Tira, Mitra Kukar, dan Borneo FC.

“Untuk itu, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan poin pertama laga tandang,” tegas Djajang.

Mantan pelatih Persib Bandung itu juga mengakui, misi mencuri poin di Madura tentu tidak akan mudah, apalagi jika melihat materi pemain Madura United FC saat ini.

“Meskipun memang pasti itu sangat berat, karena tuan rumahpun menginginkan poin maksimal, Secara materi pemain, di Madura United juga dihuni beberapa pemain yang cukup handal menurut pengamatan kami,” ungkap Djajang.

Sementara pelatih kepala Madura United FC, Gomes de Oliviera mengaku tidak ada beban untuk menjalani laga besok, meskipun itu merupakan laga perdananya setelah kembali melatih Madura United FC.

Bahkan, pelatih berumur 55 tahun tersebut berjanji akan berikan yang terbaik bagi Madura di pertandingan besok.

“Menjalani pertandingan besok, sama sekali tidak ada beban bagi saya, saya senang kembali Madura dengan penuh semangat, saya datang untuk membantu memperbaiki yang salah tanpa ada beban tapi tanggung jawab untuk pemain, kami akan lakukan yang terbaik untuk Madura,” tegas pelatih asal Brasil tersebut.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help