Pilkada 2018

Saksi Gus Ipul dari PDIP Tolak Tandatangani Berita Acara Rekapitulasi Tingkat Provinsi, Alasannya

Menurut Martin Hamonangan, rapat terbuka rekapitulasi KPU Jatim yang berlangsung di Grand City Mall Surabaya ini seharusnya tak bisa dilanjutkan

Saksi Gus Ipul dari PDIP Tolak Tandatangani Berita Acara Rekapitulasi Tingkat Provinsi, Alasannya
SURYAOnline/Bobby Constantine Koloway
Martin Hamonangan, saksi pasangan Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 saat menunjukkan beberapa berkas temuan potensi kecurangan di Pilgub Jatim 

SURYA.co.id | SURABAYA - Martin Hamonangan, saksi pasangan Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 menolak untuk menandatangani berita acara rekapitulasi suara tingkat provinsi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Sabtu (7/7/2018).

Menurut saksi paslon Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno ini, rapat terbuka rekapitulasi yang berlangsung di Grand City Mall, Surabaya ini seharusnya tak bisa dilanjutkan.

Sebab, Martin menilai KPU seharusnya menyelesaikan terlebih dahulu beberapa temuan masalah yang ditemukan pihaknya selama penyelenggaraan pemungutan suara pekan lalu.

"Kalau tak diselesaikan, masalah ini akan menggantung," katanya.

Oleh karenanya, pihaknya menolak untuk menandatangani berita acara pertemuan tersebut.

"Kalau kami tak mempersoalkan, temuan kami ini hanya akan menjadi sampah saja. Jadi, seharusnya ini diselesaikan," kata Martin.

Ia mencontohkan temuan pihaknya di Kabupaten Jombang.

Di Kabupaten ini, prosentase perbaikannya menurut Martin mencapai lebih dari 50 persen.

"Artinya apa? Ini massive sekali kekeliruannya. Bukan sekadar kelalaian," kata Martin.

Sejauh ini, pihaknya telah menerima laporan dari 16 Kabupaten/Kota terkait temuan masalah serupa.

Hal ini menurutnya harus ditindaklanjuti sebelum melanjutkan proses rekapitulasi. "Sehingga, pada dasarnya kami menolak hasil rapat pleno terbuka penetapan jumlah suara," kata Martin yang juga kader PDI Perjuangan ini.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved