Berita Lifestyle

Ini Cara Deteksi Kanker Usus Besar Sejak Dini

Diagnosis dan pengobatan kanker usus besar lebih awal akan meningkatkan kemungkinan sembuh pada penderita.

Ini Cara Deteksi Kanker Usus Besar Sejak Dini
NetDoctor
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kanker usus besar menjadi salah satu penyakit yang paling menakutkan, bagi mereka yang berusia 40 tahunan lebih.

Ini lantaran sembilan dari 10 penderita kanker usus besar atau kanker kolorektal adalah mereka yang sudah lanjut usia.

Dr. Made Putra Sedana, Sp. PD.KHOM, dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Dalam dan Kanker Adi Husada Cancer Center (AHCC) mengatakan ada cara deteksi kanker usus besar sejak dini.

Terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga penderita kanker usus besar juga.

"Gejalanya tidak khas, jadi kita harus mengetahui dan peka jika memiliki keluarga dengan riwayat kanker usus besar. Deteksi awal paling tidak pemeriksaan feses, dengan kolonoskopi. Kalau pemeriksaan pertama hasilnya normal gak ada apa-apa, nanti tiga tahun kolonoskopi lagi," kata dr Made, usai mengisi Simposium Tata Laksana Kanker Kolorektal Stadim Akhir di Hotel Wyndham, Sabtu (7/7/2018).

Jika ditemukan sel-sel abnormal, maka tindakan selanjutnya adalah pemeriksaan Biopsi atau pengambilan sampel jaringan pada sel abnormal tersebut.

Biopsi digunakan untuk mematikan diagnosis, kemudian ada tahapan USG, rontgen, MRI Scan untuk melihat penyebaran kanker jika sudah stadium tinggi.

"Diagnosis dan pengobatan kanker usus besar lebih awal akan meningkatkan kemungkinan sembuh pada penderita. Namun jika sudah menyebar sama halnya dengan kanker lain, pengobatan biasanya melalui operasi, kemoterapi, dan radioterapi," terangnya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help