Pilkada 2018

Dinyatakan Sah Khofifah-Emil Menang 53,55 Persen, Renville : Hitungan KPU Sama dengan Hitungan Kami

KPU sudah menyelesaikan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perhitungan Suara Tingkat Provinsi dan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur

Dinyatakan Sah Khofifah-Emil Menang 53,55 Persen, Renville : Hitungan KPU Sama dengan Hitungan Kami
SURYAOnline/Fatimatuz Zahro
KPU Jawa Timur menyelesaikan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perhitungan Suara Tingkat Provinsi dan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Sabtu (7/7/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - KPU Jawa Timur akhirnya menyelesaikan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perhitungan Suara Tingkat Provinsi dan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Sabtu (7/7/2018).

Dari rekapitulasi tersebut pasangan calon nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak dinyatakan unggul 53,55 persen dengan meraih 10.465.218 suara dari masyarakat Jawa Timur.

Sedangkan paslon nomor urut 2 Syaifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno mendapat perolehan suara pemilih sebesar 46,45 persen atau 9.076.014 suara.

Renville Antonio, selaku saksi paslon Khofifah - Emil yang juga berperan selaku Sekretaris Tim Pemenangan, mengatakan hitungan rekapitulasi KPU Jawa Timur menurutnya memuaskan dan tidak ada keberatan sama sekali dari paslon 1.

"Hitungannya sama persis dengan hitungan kami di divisi real count. Sehingga kami menyatakan tidak keberatan dan berita acara kami tandatangani," kata Renville yang diwawancara usai rekapitulasi di Grand City Mall Surabaya.

Lebih lanjut politisi Partai Demokrat ini menyatakan bahwa pihaknya menunggu proses penetapan KPU Jawa Timur. Ia dan tim akan mengikuti prosedur dan mekanisme yang ada.

Dikatakan Renville, dalam rapat pleno tersebut memang ada sejumlah protes dari paslon nomor dua. Seperti kasus di Kabupaten Banyuwangi dimana paslon 2 tidak mendapatkan C1, namun ternyata mereka tidak dapat C1 lantaran saksi tidak ada saat penandatanganan C1.

"Kalau ada protes tadi dari paslon nomor 2 kami tidak khawatir. Karena alasan yang disampaikan tidak masuk dalam alasan keberatan yang teratur dalam PKPU terkait rekapitulasi dan selisih suara. Jadi selain masalah itu tidak bisa dibahas di sini," katanya.

Lebih lanjut ia mengaku puas dengan hasil rekapitulasi dan akan menunggu penetapan resmi dari KPU untuk pemenang gubernur dan wakil gubernur terpilih.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help