Citizen Reporter

Ini Siasat Mencari Kebenaran Riset

Penelitian yang tidak memiliki manfaat hanya akan membuang-buang waktu. Jadi lakukanlah penelitian yang dapat bermanfaat untuk orang lain.

Ini Siasat Mencari Kebenaran Riset
pixabay.com

Siapa bilang penelitian hanya dilakukan oleh orang pintar? Semua orang bisa melakukan riset/penelitian bahkan dalam kegiatan sehari-hari.

Contoh yang mudah dilakukan anak muda, misalnya seorang fans akan melakukan riset pada idolanya meskipun mengenai tanggal lahirnya dan lain-lain. Kebiasaan riset sudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Itu karena pada dasarnya, penelitian adalah sebuah kegiatan mengamati untuk mendapatkan fakta yang baru. Namun, dalam penelitian tidak hanya menjabarkan apa yang diamati melainkan juga bukti atau kebenaran dari penelitian itu.

Itu dipaparkan Bayu Satriawan dalam kegiatan pelatihan karya tulis ilmiah remaja, di Rumah Pattaya Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (5/7/2018). Bayu selaku anggota Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dalam pelatihan itu menunjukkan tiga aspek dalam penelitian.

“Pertama, koheren atau kelogisan. Apa saja yang dilakukan dalam penelitian janganlah melakukan hal yang konyol dengan meneliti sesuatu yang tidak logis. Contohnya, ada sebuah kasus seorang miskin menyumbangkan hartanya,” kata Bayu.

Menurutnya, hal itu tidak memenuhi aspek pertama karena pada dasarnya orang miskin ialah orang yang tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Tidak logis bila itu dilakukan.

Kedua, ialah korespondensi atau dasar. Semua yang dilakukan harus memiliki dasar atau pijakan karena suatu penelitian yang tidak memiliki dasar tidak akan dapat terlaksana.

Ketiga adalah pragmatis atau manfaat. Penelitian yang tidak memiliki manfaat hanya akan membuang-buang waktu saja. Jadi lakukanlah penelitian yang dapat bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain.

Kegiatan itu berlangsung mulai pukul 10.00 sampai dengan 16.30. Kegiatan itu berlangsung dengan meriah dan seru.

"Selain kegiatannya asyik, saya juga mendapat pemikiran bahwa berinovasi itu penting. Saya tahu mengapa kita tidak berfikir out of the box saja bila kita bisa?" ujar Aida, salah satu peserta pelatihan.

Annisa Alifia
Jurusan XI Arsitektur 2
SMK Negeri 1 Singosari
alifia.annisa123@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved