Pilkada 2018

Saksi Gus Ipul Saksi Menolak Tanda Tangan Rekapitulasi di Kabupaten Tulungagung. Ini Alasannya

Seorang saksi pasangan Gus Ipul - Puti menolak tanda tangan hasil rekapitulasi suara dalam Pilgub Jatim di Tulungagung. Ini alasannya

Saksi Gus Ipul Saksi Menolak Tanda Tangan Rekapitulasi di Kabupaten Tulungagung. Ini Alasannya
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Mansyur (kemeja kotak-kotak) menerima penjelasan dari KPU dan PPK. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung telah merampungkan rekapitulasi suara pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur, Rabu (4/7/2018) malam.

Hasilnya, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak unggul dengan 304.149 suara.

Sedangkan pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno mendapatkan 290.498 suara.

Sementara suara tidak sah sebanyak 29.218.

Namun rekapitulasi ini sempat diwarnai protes dari saksi pasangan Gus Ipul-Puti, Mansyur.

Mansyur protes karena ada perubahan signifikan jumlah surat suara yang yang diterima dari 49.429 menjadi 56.848.

"Kami mohon form untuk mengajukan keberatan," seru Mansyur.

Lanjutnya, perubahan ini bermula dari perubahan DPT yang tidak disertai dengan berita acara.

Mansyur menyebut sejumlah kecamatan yang mengalami perubahan signifikan.

Antara lain Kecamatan Sumbergempol, Kecamatan Tulungagung, Tanggunggunung,Rejotangan,Pakel dan Ngunut.

"Tidak menutup kemungkinan ada di kecamatan lain," tambah Mansyur.

Komisioner KPU sempat melakukan pemeriksaan ulang data di setiap kecamatan yang disebut Mansyur.

Namun Mansyur tetap bersikukuh menolak tanda tangan.

"Saya di sini punya pimpinan, saya harus berkonsultasi dengan pimpinan," ujar Mansyur.

Akhirnya rekapitulasi Pilgub Jatim ditutup tanpa tanda tangan saksi pasangan nomor dua.

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help