Berita Sidoarjo

Dinas PUPR Evaluasi Pengerjaan Proyek-proyek Kecil di Sidoarjo

Dinas PUPR Pemkab Sidoarjo akan melakukan evaluasi terhadap proyek-proyek kecil yang sedang dan sudah dikerjakan. Ini tujuannya...

Dinas PUPR Evaluasi Pengerjaan Proyek-proyek Kecil di Sidoarjo
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Kepala Dinas PUPR Sidoarjo Sigit Setyawan saat sidak pengerjaan proyek renovasi saluran irigasi di Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Rabu (4/7/2018). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Pemkab Sidoarjo, Sigit Setyawan menyebutkan bahwa secara keseluruhan, pengerjaan proyek-proyek kecil atau proyek dengan sistem penunjukan langsung (PL) sudah cukup bagus. Namun masih ada beberapa kekurangan yang harus disempurnakan.

Hal itu disampaikannya di sela sidak pengerjaan proyek renovasi saluran irigasi di Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Rabu (4/7/2018).

Seperti dalam pengerjaan proyek irigasi sepanjang 40 meter yang didatangi tersebut. Ada beberapa hal yang perlu dituntaskan pihak kontraktor. Termasuk cekungan dan gundukan tanah sekitar plengsengan yang harus diratakan, kerapian bibir plengsengan, dan beberapa hal lain.

"Beberapa evaluasi itu harus dilaksanakan," tandas Sigit saat berbincang dengan perwakilan CV Adi Kurnia selalu kontraktor yang mengerjakan proyek ini.

Hal serupa juga ditemukan Sigit bersama timnya saat menggelar sidak di beberapa lokasi pengerjaan proyek lain. Kualitas fisik pengerjaan, galian, fungsi, dan sejumlah hal menjadi catatan.

Secara total, pada tahun 2018 ini ada sekitar 200 titik proyek perawatan dan renovasi drainase serta saluran irigasi berstatus non lelang atau kapasitas kecil yang dikerjakan di Sidoarjo.

"Meski sudah ada konsultan pengawas dan sebagainya, kami tetap harus meninjau langsung dan melakukan evaluasi untuk memastikan semua proyek dikerjakan dengan baik sebagaimana diharapkan," lanjut dia.

Fungsi dari proyek yang dikerjakan juga menjadi perhatian serius. Misalnya proyek drainase, fungsi agar bisa menanggulangi banjir juga benar-benar diperhatikan. Demikian halnya saluran irigasi, fungsinya untuk area pertanian juga menjadi prioritas.

"Kalau pengerjaannya asal-asalan tentu fungsi dan tujuan proyek menjadi muspro alias sia-sia. Makanya kami terus melakukan pengawasan dan evaluasi. Dalam hal ini khususnya proyek-proyek skala kecil yang tanpa lelang," tandasnya.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved