Liga 1

Usai Training Center di Bali, Fisik Pemain Madura United Diakui Meningkat Pesat

Punggawa Madura United selesai menjalani training center di Bali lebih dari 10 hari.

Usai Training Center di Bali, Fisik Pemain Madura United Diakui Meningkat Pesat
foto: Ist
Para pemain Madura United saat berlatih di Stadion Ratu Pamelingan Pamekasan. 

SURYA.co.id I BANGKALAN – Punggawa Madura United  selesai menjalani training center di Bali lebih dari 10 hari. Training ini, selain untuk mematangkan taktik, strategi dan kekompakan tim, juga bertujuan meningkatkan kondisi fisik.

Tak urung, training center di Bali itu membuahkan hasil positif. Troy Medicana, asisten pelatih Madura United mengungkapkan, kondisi fisik skuat Laskar Sape Kerrab hingga saat ini terus berkembang sangat baik.

“Di tes fisik pertama itu (Kamis, 21 Juni 2018 di Lapangan Nanggala, Menanggal Surabaya) memang ada beberapa pemain yang fisiknya drop sedikit saja, ketika latihan fisik pertama di Bali, semangat anak-anak luar biasa, saya yakin itu pasti ada perkembangan, dan itu terlihat saat ini,” terangnya, Selasa (3/7/2018).

Kemajuan fisik para pemain Madura United menurut mantan pelatih fisik Sriwijaya FC dan PSS Sleman itu, latihan fisik darinya juga tidak lepas dari pola latihan yang diterapkan oleh pelatih kepala Madura United, Gomes de Oliviera selama di Bali.

“Belum lagi ditambah model latihan coach Gomes yang juga secara tidak langsung masuk pada latihan fisik, karena maunya coach Gomes kan tim ini bermain dengan agresifitas tinggi, hing intensitasnya juga tinggi, mau tidak mau pemain dipacu untuk bergerak cepat, bergeser cepat, itu secara tidak langsung juga latihan fisik,” tambah Troy.

Ditambahkannya, salah satu yang paling terlihat adalah games yang sering dilakukan oleh Gomes  di sela-sela waktu latihan, karena menurutnya Gomes menginginkan Madura menjadi tim yang memiliki agresifitas tinggi.

“Kalau kita perhatikan game 2x25 menit, interval tiga menit 2x25 lagi, itu juga latihan fisik sebetulnya, karena coach gomes menekan semua harus bergerak, semua harus presure, semua harus mau bergerak dan tidak ada yang jalan kaki, meskipun ada yang jalan kaki, dan kita harus triak untuk mereka tidak jalan kaki,” tegas asisten pelatih kelahiran Surabaya tersebut.

Selama training center di Bali, Madura United juga menggelar dua kali uji coba melawan tim lokal Bali.

Uji coba pertama dengan PS Putra Tresna (tim Liga 3), Rabu (27/6/2018), di Lapangan Gelora Seminyak, Bali dimana laga itu berakhir dengan kemenangan Madura dengan skor 0-2.

Uji coba kedua melawan PSAD Kodam 9 Udayana di Lapangan Beji Mandala, Desa Pecatu, Ulu Watu, Bali, Sabtu (30/6/2018). Laga itu Madura juga meraih kemenangan dengan skor akhir 0-9.

 Uji coba itu, menurut Troy juga untuk melihat ketahanan fisik pemain, paling terlihat adalah di uji coba terakhir yang bermain di teriknya mata hari, itu juga sebagai persiapan adaptasi pemain terhadap cuaca menghadapi laga pekan ke-14 Liga1.

 “Terus latihan fisik terakhir waktu lawan PSAD (PSAD Kodam 9 Udayana) dengan kondisi cuaca sangat panas kita kick of jam 03.00 WITA, itu betul-betul latihan fisik secara tidak langsung, dan itu benar-benar yang kita butuhkan untuk adaptasi nantinya pada saat melawan PSMS Medan, karena kita kick off jam 15.30 WIB,” ungkapnya,” pungkasnya.

Setibanya di Madura, skuat Laskar Sape Kerrab  diliburkan sementara selama dua hari, dan direncanakan Fachrudin dan kawan-kawan kembali menggelar latihan hari ini, Selasa (3/7/2018) di Stadion Gelora Bangkalan.

Madura United untuk mempersiapkan laga pekan ke-14 menjamu PSMS Medan, di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Minggu sore (8/7/2018) 

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help