Techno

Seminggu Pameran, LG G7+ ThinQ Ditarget Laku 100 Unit

LG Electronics Indonesia menggelar pameran selama seminggu di Surabaya. Mereka membidik, smartphone premium seri LG G7+ ThinQ laku 100 unit

Seminggu Pameran, LG G7+ ThinQ Ditarget Laku 100 Unit
surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Regional Marketing Head PT. H3I - East Java Region, Eko Pudji Kristiarso (kiri), Regional Area Head LG Jatim Bali, Josafat bambang (tengah) dan owner Apollo, Irwan (kanan) mencoba fitur terbaru LG G7+ ThinQ usai dilaunching di Pakuwon Mall Surabaya, Senin (2/7/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pasca hari raya Idul Fitri atau Lebaran, penjualan smartphone akan kembali menurun. Kenaikan penjualan, biasanya terjadi lagi sebelum Lebaran dan di bulan Desember. 

Namun LG Electronics Indonesia, berani mengambil kesempatan dengan melaunching seri premium pasca Lebaran ini dengan seri LG G7+ ThinQ.

"Kami masih melihat potensi pasar yang besar di segmen premium ini. Meski pasca Lebaran penjualan smartphone sudah tidak seramai sebelum Lebaran, namun pasar yang menginginkan smartphone baru dengan harga premium masih ada," jelas Josefat Bambang, Regional Area Head Jatim - Balinusra, di sela pameran LG bersama toko Apollo di Pakuwon Mal, Senin (2/7/2018).

Apalagi seri LG G7+ ThinQ ini untuk pertama kalinya dilaunching di Surabaya. Market LG di Surabaya diakui Josefat memang tidak besar. Sekitar 10 persen.

Namun dengan seri baru pihaknya mentargetkan market share atau pangsa pasar bisa naik hingga 15 persen.

"Seri ini cukup ditunggu. Itu yang kami lihat dari respon pasar saat diluncurkan pre order melalui situs belanja online," ungkap Josefat.

Meski respon pasar penjualan secara online positif, kontribusi penjualan secara offline masih lebih banyak. Bisa mencapai 70 persen.

Hal itu yang membuat pihaknya optimis dengan menggelar pameran penjualan LG G7+ ThinQ yang dibanderol di harga Rp 11,499 juta. Apalagi selama pameran, banyak penawaran menarik bagi konsumennya.

Antara lain cashback hingga Rp 1 juta, cicilan bunga 0 persen dengan kartu kredit dan trade in atau tukar tambah.

"Kami optimis bisa mentargetkan penjualan 100 unit selama pameran hingga 8 Juli mendatang. Sementara untuk di toko, optimis perbulan bisa mencapai 200 unit," tandas Josefat.

Sementara itu, owner Apollo, Irwan Hariyanto, mengaku pihaknya terus agresif dalam menjual produk smartphone.

"Karena pasar selalu bergairah bila ada penawaran produk baru smartphone," ungkap Irwan. 

Baca: Yakin Password Email Anda Sudah Aman dan Tak Pernah Bocor? Begini Cara Mengeceknya

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved