Travel

Pemandangan Indah Bukit Tunggangan Trenggalek, Bikin Peserta Festival Paralayang 'Betah' di Udara

Panorama alam yang sangat indah membuat betah para pilot paralayang berlama-lama di udara

Pemandangan Indah Bukit Tunggangan Trenggalek, Bikin Peserta Festival Paralayang 'Betah' di Udara
surya/istimewa
Ilustrasi paralayang 

Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari, sejak hari Jumat hingga Minggu (1/7/2018).

Angin kencang serta hujan merupakan kendala bagi para peserta.

Apabila cuaca kurang mendukung, maka panitia akan menghentikan sejenak jalannya festival paralayang, dan setelah situasi normal, kegiatan paralayang dilanjutkan.

“Kalau angin lagi kencang, festival kami hentikan sejenak. Setelah situasi angin normal dan layak untuk terbang, kegiatan kami lanjutkan,” tutur Azmi.

Meski pertama kali diadakan lomba paralayang ini, antusias peserta sangat luar biasa.

Rencananya, kegiatan serupa akan rutin digelar setiap tahun.

Harapan ke depan, agar akses menuju Bukit Tunggangan diperbaiki serta ditambah sejumlah fasilitas penunjang sehingga kegiatan skala nasional dan internasional bisa digelar di tempat ini.

“Melihat lokasi di Trenggalek ini seperti lokasi yang ada di luar negeri. Di bawah sekitar flat area bisa dikembangkan menjadi arena cross country juga ketepatan mendarat. Apabila akses naik mudah, maka bisa kita tawarkan ke manajemen paralayang di Jakarta atau Australia PGAWC,” kata Samsul Hadi.

Sementara itu, untuk persiapan festival paralayang ini dinilai cukup singkat, yakni tiga bulan.

Semua persiapan mulai pembuatan jalan darurat dari kaki Bukit Tunggangan hingga puncak bukit, persiapan kepanitiaan, hingga membuat lokasi pendaratan.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help