Berita Sidoarjo

Kurir Narkoba di Sidoarjo Tergiur Untung Besar, kepada Ekspedisi Sabu Dibilang Paket Sepatu

Dua tahun Bisnis haram yang dilakoni Erfan Julianto (25), warga Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo terhenti.

Kurir Narkoba di Sidoarjo Tergiur Untung Besar, kepada Ekspedisi Sabu Dibilang Paket Sepatu
surya/M Taufik
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji (kanan) memperlihatkan tersangka kurir sabu di Mapolresta Sidoarjo, Minggu (1/7/2018). 

SURYA.co.id |SIDOARJO - Dua tahun Bisnis haram yang dilakoni Erfan Julianto (25), warga Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo harus terhenti.

Pemuda dengan tato di dua lengannya itu tak bisa lagi jualan narkoba setelah diringkus petugas Satreskoba Polresta Sidoarjo.

"Dia ditangkap petugas ketika sedang berada di pinggir jalan Raya Candi," kata Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji, Minggu (1/7/2018).

Dalam penangkapan ini, petugas menyita barang bukti sabu sekitar 3 ons.

"Tersangka ini sudah cukup lama diincar petugas. Selain beroperasi di Sidoarjo, dia juga kerap pengirim barang ke luar provinsi," sambung Himawan.

Saat awal diringkus, tersangka sempat berkilah karena tidak ada narkoba yang sedang dibawanya. Tapi dalam penggeledahan, petugas menemukan resi pengiriman barang ke Bali.

Dari situ, penangkapan yang dipimpin oleh Kasatreskoba Kompol Sugeng Purwanto ini dilanjutkan dengan penggeledahan di tempat tinggal Erfan.

Di rumah tersangka, polisi menemukan sebuah kardus sepatu yang di dalamnya terdapat sabu sabu seberat 20,62 gram.

"Dalam penggeledahan juga ditemukan dua resi pengiriman barang yang baru saja dikirim sehari sebelumnya,” kata Sugeng.

Ketika didalami, resi pengiriman barang yang tertulis sepatu dan jaket tersebut ternyata narkoba. Tiga pengiriman diketahui berisi paket narkoba seberat 97,80, 100,88, dan 100,92 gram. Totalnya lebih dari tiga ons.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help