Berita Blitar

KPU Jatim Pantau Pemilihan Suara Ulang di Kota Blitar

KPU tidak menemukan unsur kesengajaan penambahan suara dalam pelanggaran pemungutan suara Pilgub Jatim di tiga daerah itu.

KPU Jatim Pantau Pemilihan Suara Ulang di Kota Blitar
surya/samsul hadi
Seorang calon pemilih menunjukkan surat undangan sebelum mengikuti pemungutan suara ulang di TPS 8 Kepanjenlor, Kota Blitar, Minggu (1/7/2018). 

SURYA.co.id | BLITAR - Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Provinsi Jatim, Choirul Anam, juga ikut memantau pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pilgub Jatim di TPS 8 Kepanjenlor, Kota Blitar, Minggu (1/7/2018).

Anam tiba ke TPS 8 Kepanjenlor, setelah perwakilan Bawaslu Jatim meninggalkan lokasi.

Anam mengatakan hasil pantauan sementara pelaksanaan PSU Pilgub Jatim berjalan lancar. Partisipasi masyarakat yang mengikuti PSU Pilgub Jatim lumayan banyak.

Untuk Pilgub Jatim, hanya ada tiga daerah yang melaksanakan PSU, yakni, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, dan Kota Surabaya.

"Itupun hanya satu TPS di masing-masing daerah yang melaksanakan pemungutan suara ulang Pilgub Jatim," kata Anam usai memantau pelaksanaan PSU di TPS 8 Kepanjenlor, Kota Blitar.

Selain itu, kata Anam ada dua daerah yang juga menyelenggarakan PSU untuk pemilihan bupati. Kedua daerah yang menyelenggarakan PSU Pilbup di Kabupaten Jombang dan Kabupaten Bangkalan.

"Ada dua daerah yang melaksanakan PSU untuk Pilbup," ujarnya.

Dikatakannya, hasil investigasi KPU, dugaan pelanggaran Pilgub Jatim di tiga daerah hanya masalah administrasi.

KPU tidak menemukan unsur kesengajaan penambahan suara dalam pelanggaran pemungutan suara Pilgub Jatim di tiga daerah itu.

Menurutnya, jumlah pelanggaran di Pilgub Jatim itu masih dibatas kewajaran. Dari total TPS sebanyak 67.644 TPS hanya ada pelanggaran di tiga TPS saja.

"Jumlah partisipasi pemilih juga naik dibandingkan Pilgub sebelumnya. Pilgub ini partisipasi pemilih mencapai 68 persen, Pilgub sebelumnya hanya 58 persen. Sedangkan target partisipasi pemilih secara nasional 77,5 persen," katanya.

Tetapi, kata Anam, KPU tetap melakukan evaluasi terhadap petugas penyelenggara pemilu. Terutama peningkatan bimbingan teknis untuk petugas KPPS di TPS.

Padahal, dalam Pilgub Jatim ini, KPU sudah meningkatkan bimtek untuk petugas KPPS. Jika sebelumnya bimtek untuk KPPS hanya diikuti satu petugas, pada tahun ini bimtek diikuti tiga petugas KPPS.

"Bimtek hanya kami adakan sekali, mungkin ke depan bimtek akan kami laksanakan lebih dari sekali," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help