Berita Surabaya

Coblosan Ulang Pilgub Jatim di TPS 49 Manukan Surabaya, KPU Perketat Screening Pemilih

Berdasarkan rekomendasi Panwaslu seluruh petugas KPPS di TPS juga diganti. Selain itu saksi dari kedua pasangan calon juga diganti.

SURYA.co.id | SURABAYA - Coblosan ulang untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dilakukan di TPS 49 Kelurahan Manukan Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, Minggu (1/7/2018).

Coblosan ulang ini dilakukan KPU Kota Surabaya atas rekomendasi Panwaslu Surabaya lantaran ditemukan ada dua orang pemilih ganda yang menyoblos di TPS 49 pada Rabu (27/6/2018) lalu.

Dalam coblosan ulang ini, tampak sedikit DPT yang menyalurkan hak pilihnya. Sejak dibuka pukul 07.00WIB hingga berita diturunkan baru ada 80 an pemilih yang datang ke TPS dan menyalurkan hak pilih.

Komisioner KPU Surabaya bidang Keuangan, Umum dan Logistik, Miftahul Gufron, mengatakan, ada sebantak 381 orang pemilih yang terdata di DPT. Lantaran ini coblosan ulang, KPU ingin kejadian serupa tidak sampai terulang.

"Kami memperketat screening. Untuk bisa memilih di TPS 49 ini, harus membawa lembar C6 (surat panggilan memilih), dan membawa e-KTP, kalau tidak membawa e-KTP tidak diperbolehkan," kata Gufron.

Pengetatan screening ini dilkukan lantaran kemarin saat coblosan kesalahan ada pada pengamanan petugas KPPS. Dimana dua orang, sepasang suami istri, mencoblos di TPS 49, padahal bukan terdata di TPS yang bersankutan.

"Dua orang ini posisinya ngontrak di kawasan sini. Keduanya membawa C6 dari pemilik rumah tanpa membawa kartu identitas. Kasus ini baru terungkap lantaran pemilik rumah datang ke TPS dan bermaksud menyalurkan hak pilih namun ternyata saat diperiksa KPPS namanya sudah tertandatangani, kami menduga ada kesengajaan," ulasnya.

Ia mengakui jika petugas KPPS yang tidak hafal dengan warga pemilih lantaran banyak di wilayah TPS tersebut yang merupakan warga pendatang. Sehingga kurang jeli dan mengenal masing-masing warga ataupun pemilih.

Berdasarkan rekomendasi Panwaslu seluruh petugas KPPS di TPS juga diganti. Selain itu saksi dari kedua pasangan calon juga diganti.

Bahkan, Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya juga hadir langsung di TPS 49 untuk memantau jalannya coblosan ulang.

Sebagaimana diketahui Partai Demokrat adalah partai pengusung dari paslon nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak.

"Kami berharap tidak ada kejadian terulang lagi," ucapnya.

Selain itu Gufron mengatakan bahwa secara sosialisi dan membagikan lembar C6 baru kepada para pemilih. Sehingga KPU berharap tidak ada penurunan minat pemilih untuk datang ke TPS.

Marsekan, salah satu warga pemilih yang datang di TPS 49 mengaku heran lantaran harus ada coblosan ulang. Namun lantaran mendapatkan surat panggilan dan ingin berpartisipasi dalam Pilgub Jatim, maka ia rela datang untuk mencoblos dua untuk kedua kalinya dalam Pilgub.

"Saya ingin menyalurkan hak pilih. Jadi saaya datang ke TPS hari ini, agak heran kenapa kok pilihan lagi. Ternyata tetap sama hanya diulang, semoga ini yang terakhir ya," kata Marsekan.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved