Berita Gresik

Akibat 2 Bulan Nunggak Angsuran, Warga Gresik Mengaku Mobilnya ‘Dirampas’ di Surabaya  

Tias menceritakan penarikan mobil ini terjadi di sebuah kantor bank penyalur kredit kendaraan di Surabaya.

Akibat 2 Bulan Nunggak Angsuran, Warga Gresik Mengaku Mobilnya ‘Dirampas’ di Surabaya  
surya/sugiyono
MOBIL – Mobil Daihatsu Ayla yang ditarik debt colletor akibat menunggak angsuran. 

SURYA.co.id  | GRESIK –  Aksi penarikan secara paksa mobil kredit dialami Tias Putri (22). Mobil warga Kembangan Kecamatan Kebomas Gresik ini mengaku mobilnya ditarik debt collector akibat hampir dua bulan terlambat membayar angsuran.

Tias menceritakan penarikan mobil ini terjadi di sebuah kantor bank penyalur kredit kendaraan di Surabaya.

Penarikan mobil itu di halaman kantor bank penyalur kredit ketika akan membayar tunggakan angsuran mobil.

“Padahal kedatangan ke bank itu untuk membayar angsuran yang nunggak dua bulan. Tapi, ternyata mobil tersebut langsung dirampas oleh debt collector,” kata Tias, Minggu (1/7/2018).

Menurut Tias, penarikan itu sangat tidak prosedural. Sebab tidak ada pemberitahuan dan jangka waktu juga masih belum 60 hari atau dua bulan.

“Seharusnya ada pemberitahuan. Ini tidak ada pemberitahuan sama sekali. Dan waktu itu saudara saya juga akan membayar angsuran yang dua bulan itu,” imbuhnya.

Mobil Daihatsu Ayla W 1097 CF sejak 2017 sudah diangsur selama 17 bulan. Setiap bulan angsuran Rp 2,5 juta.

“Uang muka Rp 6,5 juta ditambah angsuran Rp 2,5 juta selama 17 juta sudah hampir Rp 50 juta,” katanya.

 Atas kejadian itu Tias mengharapkan pihak bank mengembalikan mobil dan dirinya siap membayar angsuran yang kurang.

“Memang kemarin kebetulan ada keperluan uang untuk keluarga, sehingga uang untuk angsuran mobil digunakan untuk keluarga,” imbuhnya. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved