Pilkada 2018

Pengamat Politik UTM Surochim Abdul Salam: Khofifah - Emil Menang Karena Pilihan Pemilih Rasional

Meski belum ditetapkan resmi oleh KPU Jawa Timur, namun sebagian besar masyarakat sudah menganggap bahwa Pilgub Jawa Timur sudah selesai

Pengamat Politik UTM Surochim Abdul Salam: Khofifah - Emil Menang Karena Pilihan Pemilih Rasional
dokumentasi
Emil Elestianto Dardak dan Khofifah Indar Parawansa bersama para pendukung 

SURYA.co.id | SURABAYA - Meski belum ditetapkan resmi oleh KPU Jawa Timur, namun sebagian besar masyarakat sudah menganggap bahwa Pilgub Jawa Timur sudah selesai.

Dengan adanya hasil hitung cepat, menunjukkan bahwa pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak mengungguli rivalnya, Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno.

Berdasarkan hasil survei quick count Litbang Kompas, selisih keduanya cukup besar. Di mana Khofifah meraih suara sebesar 53,36 persen. Sedangkan pasangan lawannya, Gus Ipul - Mbak Puti memperoleh suara 46,64 persen.

Pengamat politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surochim Abdul Salam menilai, saat ini ada perubahan tren masyarakat dalam menentukan calon pemimpin pilihannya.

Bukan hanya melihat ideologi partai pengusung. Melainkan lebih pada figur seorang calon yang berlaga dalam kontestasi pemilihan kepala daerah.

"Para pemilih sekarang cenderung bergerak ke arah rasional voters. Mereka lebih mempertimbangkan kompetensi dan kualitas pasangan calon yang berkontestasi daripada background partai atau ideologinya," ulas Surochim.

Lebih lanjut ia mengatakan, sosok Puti yang datang ke Jawa Timur memang mendapatkan dukungan yang solid dari partainya.

Namun, menurutnya, kekuatan ini tak bisa meyakinkan suara eksternal di luar partai PDIP.

"Di luar kontestan, hanya Soekarwo dan Jokowi yang punya efek signifikan di Pilgub Jatim dan itu kepada pasangan nomor satu,” imbuhnya.

Kembali lagi, Surochim menyebut, dalam Pilgub Jatim kali ini peran swing voters memang menjadi penentu. Mereka para pemilih rasional menjadi penentu di antara pendukung dua calon gubernur Khofifah dan Emil yang hampir dikatakan kuat dan seimbang.

Jika dihitung berdasarkan survei, swing voters maupun undecided voters menduduki posisi 16 persen dari total pemilih di Jawa Timur yang berjumlah 30 juta penduduk.

“Berdasarkan survei yang pernah kami lakukan di dalam undicided voters dan swing voters, sebagian besar adalah pemilih milenial dan pemilih rasional. Mereka inilah yang memberi sumbangan signifikan terhadap pasangan calon satu,” tuturnya.

Selain itu para pemilih banyak akhirnya memutuskan lantaran melihat poin plus dari calon wakil gubernur yang digandeng. Dimana menurut Surochim, sosok Emil Elestianto Dardak, pasangan Khofifah, dinilai lebih menonjol oleh warga Jawa Timur.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help