Lapor Cak

Warga Keluhkan Bau Busuk dari Tumpukan Sampah di Sungai Kalimir Sidotopo Sekolahan

Tak hanya sampah plastik, sampah bekas makanan dan olahan dapur juga terlihat di tumpukan itu. Akibatnya, sampah mengeluarkan bau tak sedap.

Warga Keluhkan Bau Busuk dari Tumpukan Sampah di Sungai Kalimir Sidotopo Sekolahan
surya/danendra kusumawardana
Pengendara motor melintas di jembatan penghubung Sungai Kalimir yang dipenuhi sampah, Jumat (29/6/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Sungai di  Jalan Sidotopo Sekolahan Gang 1 Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir terlihat kotor dan banyak tumpukan sampah. Pemandangan ini dapat dilihat dari atas jembatan kecil penghubung RT 5 dan RT 4. Menurut beberapa warga, Sampah tersebut telah menumpuk sejak seminggu lalu.

Tak hanya sampah plastik, sampah bekas makanan dan olahan dapur juga terlihat di tumpukan itu. Akibatnya, sampah mengeluarkan bau tak sedap.

Bau tak sedap itu mulai tercium dari jarak 5 meter. Sebagian pengendara yang melintas di atas sungai, terlihat menutupi hidung, tak tahan dengan bau busuk dari sampah.

Seorang warga, Yoyok Hadiwinata, menyatakan penyebab penumpukan sampah di lokasi tersebut adanya pipa PDAM.

"Pipa PDAM menghambat sampah yang terbawa arus sungai dan akhirnya terjadi penumpukan," ujarnya.

Dia melanjutkan, tinggi pipa PDAM hampir sejajar dengan permukaan air. Sehingga sampah yang terbungkus oleh kantong plastik tidak dapat melewati pipa tersebut.

"Tumpukan sampah itu didominasi oleh sampah plastik, tetapi sampah bekas makanan juga ada," katanya.

Yoyok mengungkapkan sampah tersebut berasal dari arah selatan atau tepatnya dari Jalan Sidotopo Dipo. Kurangnya kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kebersihan sungai, juga menjadi faktor  penumpukan sampah.

"Sebagian warga masih acuh terhadap kebersihan lingkungan. Buang sampahnya masih sembarangan," terang Yoyok.

Dia mengatakan, saat musim penghujan sungai kalimir terbebas dari tumpukan sampah. Karena debit air bertambah.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help