Berita Tuban

Air Mampet, Warga Terpaksa Beli Galonan Setiap Hari. Begini Kata PDAM Tuban

Di titik transmisi tersebut pipa mengalami kebocoran, sehingga dilakukan perbaikan sejak pagi tadi.

Air Mampet, Warga Terpaksa Beli Galonan Setiap Hari. Begini Kata PDAM Tuban
surya/m sudarsono
Kamar mandi di salah satu warung di Tuban ditutup karena air mampet 

SURYA.co.id | TUBAN - Air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di kawasan Tuban mampet sejak Kamis kemarin.

Mampetnya air tersebut mulai dikeluhkan warga, seperti di karang Indah, Bukit Karang, Kecamatan Semanding dan Sidorejo serta beberapa daerah lain di kecamatan kota.

Seorang pengguna air PDAM di Kelurahan Sidorejo, Ela Junita Sari, mengatakan sejak kemarin air tidak keluar, sehingga harus membeli air di tempat lain.

Bahkan diakui, untuk kebutuhan warung yang dikelolanya dia harus membeli 10 galon setiap harinya. Sedangkan untuk harga per galonnya nilainya Rp 5.500.

"Airnya mati sejak kemarin, sekarang beli air di luar," ujar Ela kepada Surya, Jumat (29/6/2018).

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Lestari Kabupaten Tuban, Slamet Riyadi, menyatakan saat ini sedang ada perbaikan transimisi pipa air di daerah dekat POM Merakurak.

Di titik transmisi tersebut pipa mengalami kebocoran, sehingga dilakukan perbaikan sejak pagi tadi.

"Sudah diperbaiki, diusahakan hari ini selesai, maksimal sore," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved