Berita Malang Raya

Teman Diajak Ngopi, Motornya Dipinjam Alasan Beli Rokok lalu Dijual Rp 1 Juta, Pria ini Kena Karma

Dituduh menipu, Prandi P (22) warga Desa Bulukerto Kecamatan Bumiaji Kota Batu diciduk Polsek Bululawang Polres Malang.

Teman Diajak Ngopi, Motornya Dipinjam Alasan Beli Rokok lalu Dijual Rp 1 Juta, Pria ini Kena Karma
surya/ahmad amru muis
Foto ilustrasi 

SURYA.co.id | MALANG - Dituduh menipu, Prandi P (22) warga Desa Bulukerto Kecamatan Bumiaji Kota Batu diciduk Polsek Bululawang Polres Malang. Dari tangan tersangka, diamankan sebuah BPKB, satu baju kaos dan sebuah Handphone diduga dibeli dari hasil penjualan sepeda motor pinjaman Yamaha Viksion Nopol N 4115 EEB.

Kasubag Humas Polres Malang, AKP Farid Fathoni menjelaskan, kasus tersebut berawal dari tersangka yang janjian bertemu korban di pertigaan jalan Desa Krebet Kecamatan Bululawang.

Tersangka sebenarnya berteman dengan korban mengajak santai minum kopi di salah satu warung.

"Saat itulah, tersangka pinjam sepeda motor yang dibawa korban untuk beli rokok di salah satu toko," kata Farid Fathoni mendampingi Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, Selasa (26/6/2018).

Sejak saat itu, menurut Farid Fathoni, tersangka yang meminjam sepeda motor tidak mengembalikan sepeda motor yang dipinjamnya.

Setelah berupaya dihubungi korban lewat Handphone tersangka tidak pernah nyambung, barulah korban merasa menjadi korban penipuan lalu melapor ke Mapolsek Bululawang, Senin (4/6/2018).

"Menerima laporan korban, jajaran Polsek Bululawang langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku yang diketahui identitasnya," ucap Farid Fathoni.

Upaya penangkapan terhadap tersangka oleh jajaran Polsek, lanjut Farid Fathoni, akhirnya berhasil pada Minggu (24/6) di rumahnya.

Tersangka langsung dibawa ke Polsek Bululawang untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. Dan sepeda motor yang dibawa kabur tersangka diakui tersangka telah dijual di wilayah Mojosari Mojokerto seharga Rp 1 juta.

"Saat ini jajaran Polsek sedang berusaha menemukan barang bukti sepeda motor tersebut. Dan tersangka terancam dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," tutur Farid Fathoni.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help