Berita Lamongan

Ratusan Pelanggan PDAM di Made Taman Selatan Lamongan Keluhkan Air yang Keruh dan Bau

Kotornya air PDAM ini sebenarnya sudah beberapa pekan dirasakan warga perumahan Made Taman Selatan.

Ratusan Pelanggan PDAM di Made Taman Selatan Lamongan Keluhkan Air yang Keruh dan Bau
surya/hanif manshuri
Air PDAM di Lamongan yang keruh dan berbau 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Ratusan warga Perumahan Made Taman Selatan Lamongan Jawa Timur mengeluhkan kondisi air PDAM yang keruh dan berbau.

Kondisi ini sebelumnya dialami para pelanggan PDAM di jalan Kombespol I Duriyat.

Kotornya air PDAM ini sebenarnya sudah beberapa pekan dirasakan warga perumahan Made Taman Selatan.

Sudah dilaporkan, namun sejauh ini belum ada penanganan dari pihak manajemen.

"Airnya keruh dan berbau. Dan sudah beberapa pekan berjalan," ungkap salah satu warga Made Taman Selatan, Farikhin kepada SURYA.co.id, Minggu (24/6/2018).

Akibatnya para pelanggan tidak berani memakai air PDAM untuk mancuci pakaian.
Kalaupun hendak dipakai untuk mencuci pakaian, air harus diendapkan agar jernih.

Jika tanpa diendapkan dan langsung dipakai untuk mencuci, maka warna pakaian akan berubah kusam.

Tak hanya berpengaruh untuk pakaian jika dipakai untuk mencuci, kondisi bak kamar mandi juga cepat kotor.

Para pelanggan tidak memahami betul mengapa air PDAM berubah keruh.

"Kami butuh penanganan segera dari PDAM," ungkap warga lainnya.

Warga memperkirakan ada pipa yang bocor, dan pada beberapa bagian pipa yang pecah itu yang membuat air PDAM berubah keruh karena masuknya kotoran melalui pipa yang bocor.

Warga berharap PDAM untuk segera melakukan perbaikan.

Terpisah, Dirut PDAM Lamongan M. Ali Mahmudi dikonfirmasi Minggu (24/6) siang memastikan adanya perubahan warna air PDAM ke para pelanggan di Made Taman Selatan itu karena adanya kebocoran internal pada pipanisasi sebelum ke pelanggan.

"Kita memang sudah mendapatkan informasinya, kalau air PDAM di Made Taman Selatan berubah keruh," kata Ali.

Pihaknya akan segera mencari titik pipa yang bocor.

"Terima kasih infonya kita akan cek secepatnya, mohon maaf kalau pelanggan tidak nyaman, kita akan telisik di titik mana yang diduga kuat pipa pecah, " katanya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help