Berita Malang Raya

Ibu Kandung di Malang yang Hajar Anaknya Hingga Tewas Juga Sering Pukuli Suami

Seorang ibu di Pagak, Kabupaten Malang yang menganiaya anak kandung sendiri hingga tewas, ternyata juga kerap memukuli suaminya sendiri.

Ibu Kandung di Malang yang Hajar Anaknya Hingga Tewas Juga Sering Pukuli Suami
ilustrasi 

SURYA.co.id | MALANG - Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang akan memeriksakan ibu pelaku penganiaya anak kandung hingga tewas ke psikolog.

Sejauh ini diketahui, perempuan tersebut, Ani Masripah (34) warga Dusun Tempur, Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, tidak memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Kepala UPPA Polres Malang, IPTU Yulistiana Sri Iriana mengatakan, dari keterangan para saksi diketahui kalau pelaku memiliki temperamental keras dan sering memukul anak sulungnya, SA (8). Walau begitu, pelaku dari keterangan para saksi tidak memiliki riwayat sakit jiwa atau mengalami stres.

"Tentunya nanti dari hasil pemeriksaan psikolog bisa diketahui kejiwaan dari pelaku yang tega menganiaya anaknya hingga meninggal dunia tersebut," kata Yulistiana, Kamis (21/6).

Dijelaskan Yulistiana, sikap keras dari pelaku terhadap korban tersebut sudah biasa terjadi dari keterangan para saksi. Bahkan suaminya sendiri, Mariat (36) juga sering menerima perlakuan keras dengan pemukulan dari isterinya tersebut.

Baca: Curi Uang Rp 51 Ribu, Anak 8 Tahun di Malang Dipukuli Ibu Sendiri Hingga Tewas

"Yang jelas, saat ini kami masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka dan meminta keterangan saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut," ucap Yulistiana.

Seperti diketahui, SA (8) putra sulung pasangan Ani Masripah (34) dan Mariat (36) meregang nyawa setelah mengalami penganiayaan yang dilakukan ibu kandungnya sendiri menggunakan gayung, Rabu (20/6). Diduga SA juga dibenturkan ke tembok dan digigit oleh ibu kandungnya.

"Karena ditubuh korban ada bekas gigitan dan luka di kepala, dan kami masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan hal itu," ucap Yulistiana Sri Iriana.

Sedangkan pelaku, Ani Masripah banyak diam dihadapan Penyidik UPPA Polres Malang. Ia mengaku menggigit korban selain memukuli dengan gayung mandi.

"Saya pukul dengan gayung dan juga Saya gigit, karena anak saya sempat melawan," kata Ani Masripah.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help