Berita Sumenep Madura

Gempa Bumi Sumenep Madura Rusakkan 99 Bangunan

Gempa bumi di Sumenep,Madura,beberapa waktu lalu menyebabkan 99 bangunan di 4 kecamatan rusak. Ini data dari BPBD.

Gempa Bumi Sumenep Madura Rusakkan 99 Bangunan
SURYA/M RIVAI
Kerusakan akibat gempa bumi di Sumenep, Madura, Rabu (13/06/2018) malam. 

SURYA.co.id I SUMENEP – Gempa berkekuatan 4,8 Skala Richter di Kabupaten Sumenep, Madura, Rabu (13/6/2018) lalu, menyebabkan kerusakan bangunan di tiga kecamatan.

Tiga kecamatan itu adalah Kecamatan Batu Putih, Dasuk, dan Manding.

Dari tiga tempat itu, Desa Bulla’an di Kecamatan Batu Putih mengalami kerusakan terparah.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, sebanyak 99 rumah rusak dan enam orang mengalami luka. 

Abdul Rahman Riadi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumenep, mengungkapkan, kerusakan 99 rumah tersebut terbagi jadi empat kategori.

“Dari total 99 kerusakan rumah, 4 rumah rusak total, rusak sedang 40 rumah, rusak ringan 42 rumah, sedangkan rusak berat 13 rumah,” ungkap Riadi, Sabtu (16/6/2018) sore di Desa Bulla’an.

Sementara dari bencana tersebut, menurutnya belum terdapat korban jiwa, hanya beberapa warga mengalami luka sedang hingga berat.

“Korban ada enam orang luka-luka ringan, dan kemarin sudah mendapatkan perawatan dari PMI, juga dari tenaga kesehatan, sebenarnya saya berharap dari Puskesmas bisa hadir, Insya Allah malam ini, karena kemaren masih kendala hari raya,” tambahnya.

Meskipun belum ada tenaga kesehatan dari pihak Puskesmas setempat, dirinya dan tim kesehatan yang ada terus melakukan identifikasi terhadap warga yang mengalami gangguan kesehatan, harapannya saat tenaga kesehatan datang bisa langsung menuju sasaran.

“Sambil menunggu tenaga kesehatan, kami sudah lakukan identifikasi orang-orangnya, sehingga saat tenaga puskesmas datang ke sini, mereka langsung datang ke sasaran,” tutur Riadi.

Sementara itu, untuk memberikan penanganan dan pelayanan terhadap masyarakat terdampak gempa, Riadi mengaku sudah menerjunkan 24 personelnya mulai dari awal pasca terjadinya gempa

“Dari BPBD, kita kerahkan sekitar 25 orang, dari jumlah itu kami siagakan 24 nonstop, dengan dibagi per shift, mereka hadir mulai awal pasca bencana, jadi di malam terjadinya gempa, mereka sudah berada di lokasi,” terangnya.

Bahkan, saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, semua petugas terus bersiaga di lokasi kejadian.

“Kami sangat bangga sekali pada mereka, mereka tidak mengenal hari raya, mereka hari raya di sini, semangat penanganan dan penanggulangan bencana mereka patut diapresiasi,” ungkapnya.  

Baca: Pemprov Jatim Gerak Cepat Tangani Bencana Gempa Bumi Sumenep

Baca: Kemensos Kerahkan Tagana dan Bantuan Logistik Bantu Korban Gempa Bumi di Sumenep

Penulis: Khairul Amin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help