Laporan Mudik 2018

Sehari Jelang Lebaran, Calon Penumpang Masih Banjiri Terminal Purabaya

Sehari menjelang Idul Fitri, terminal Purabaya di Bungurasih, Sidoarjo, masih dipadati oleh para pemudik.

Sehari Jelang Lebaran, Calon Penumpang Masih Banjiri Terminal Purabaya
surabaya.tribunnews.com/fatkhul alamy
Suasana di Terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo, sehari menjelang lebaran 2018 

SURYA.co.id | SURABAYA - Masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman merayakan Lebaran 2018 terlihat masih ramai di Terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo, Kamis (14/6/2018).

Satu hari menjelang Lebaran 2018, pemudik ke beberapa kota tujuan masih terlihat mendatangi terminal bus terbesar di Wilayah Indonesia Timur ini.

Pantauan Surya.co.id, Kamis (14/6/2018) sore, calon penumpang terus mendatangi Terminal Purabaya

Hingga pukul 14.30 WIB, ada sebanyak 46.021 pemudik yang akan pulang ke kampung halamannya.

Kebanyakan para penumpang jurusan lokal ke kota-kota di Jatim. Seperti ke Malang, Madiun, Ponorogo, Jombang, Probolinggo dan Jember.

"Dibanding kemarin (Rabu, 13/6/2018) sudah menurun. Hari ini (Kamis, 14/6/2018) terlihat landai," jelas M Fadeli, Koordinator Bidang Pendapatan UPTD Terminal Purabaya Surabaya saat ditemui di Posko Angkutan Lebaran di Bungurasih, Kamis (14/2018).

Pada Rabu (13/6/2018) lalu, suasana Terminal Purabaya di Bungurasih Sidoarjo sudah terlihat ramai sejak pagi hari hingga malam.

Jumlah pemudik pun menembus 73.515 orang. Jumlah itu lebih banyak dibanding pada H-2 Lebaran 2017.

"Kalau puncaknya sudah tejadi kemarin (Rabu, 14/6/2017). Hari ini tak sebanyak kemarin," jelas Fadeli.

Ny Sunarti, salah satu penumpang bus yang hendak mudik ke Kediri mengaku, baru sempat pulang satu hari jelang Lebaran karena masih ada keperluan di Surabaya.

"Ini mau ke Kediri pulang ke orangtua. Mau Lebaran di rumah kampung, tapi tidak lama. Hanya tiga empat hari di Kediri, setelah itu balik ke Surabaya," kata Ny Sunarti.

Dia mengaku, Lebaran 2018 ini pulang ke Kediri karena pada 2017 merayakan Idul Fitri di Surabaya di rumah Surabaya.

"Suami saya orang Surabaya, ya gantian lah. Tahun lalu di Surabaya, sekarang di Kediri," ucap Ny Sunarti.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help