Persona

Silaturahmi Kerabat Bikin Link Belanja Kain Meluas

Momen lebaran, dimanfaatkan desainer Lia Afif untuk bersilaturahmi sembari menambah link untuk belanja kain.

Silaturahmi Kerabat Bikin Link Belanja Kain Meluas
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Lia Afif 

SURYA.co.id | SURABAYA - Momen Lebaran menjadi hal yang istimewa bagi Lia Afif. Tak hanya sekadar mudik ke kampung halaman saja, tapi juga mengenal dan menjaga silaturahmi dengan kerabat jauh.

Dengan mengenal dan bersilaturahmi, maka desainer kenamaan ini bisa mengembangkan hobi, yakni berbelanja kain untuk desain fashion terbarunya.

Bagi perempuan kelahiran Jombang, 9 November 1974 ini, Lebaran nanti jadi ajang mudik ke tempat kelahiran di Jombang dan Malang, baik bertemu saudara-saudaranya maupun saudara dari suami.

“Ketika di tempat kelahiran, saya dan keluarga pasti bertemu selama momen Lebaran. Ini menjadi ajang silaturahmi dengan saudara dan kerabat,” ujarnya, Rabu (13/6).

Tak hanya saudara dekat saja yang berkumpul, mudik nanti biasanya juga akan datang kerabat kerabat jauh, baik dari luar Jatim maupun luar Jawa.

Saat bertemu kerabat jauh, selain bisa berkenalan dan menjalin silaturahmi, dia biasanya memanfaatkannya untuk bertanya tentang kekhasan daerah yang ditinggali kerabat itu, terutama jenis kainnya.

“Saya memang suka membeli kain-kain yang unik dan nantinya bisa dipakai bahan untuk busana saya. Dengan mengenal kerabat jauh, saya jadi tambah luas link dalam mendapat info tentang jenis kain yang unik ini,” jelas ibu tiga anak ini.

Kesukaannya membeli kain dalam jumlah banyak memang jadi bagian dari pekerjaannya sebagai desainer terkemuka di Indonesia. Saat berada di suatu daerah, dia selalu menyempatkan ke toko atau pengrajin kain dan memilih kain yang cocok jadi bahan busana. Beberapa daerah yang pernah disinggahinya adalah Pariaman, Payakumbuh, Jateng, Jabar hingga Bima.

“Kalau memang cocok, maka saya bisa beli kain lebih dari 10 lembar untuk dibuat busana rancangan terbaru,” pungkasnya. Sda

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help