Berita Surabaya

Peduli Anak Rusun Sombo, Mahasiswa UM Surabaya Tanamkan Nilai Karakter Lewat Scrap Book

Program ini diikut sertakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat dan berhasil didanai.

Peduli Anak Rusun Sombo, Mahasiswa UM Surabaya Tanamkan Nilai Karakter Lewat Scrap Book
surya/sulvi sofiana
Hana Pertiwi saat membacakan Scrap Book dalam bentuk dongeng yang dibuatnya pada anak rusun Sombo, Rabu (13/6/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Rusun Sombo merupakan rusun tertua di Surabaya, penghuninya didominasi dengan warga dengan perekonomian kecil menengah.

Tindak kriminal dan kurangnya kesadaran pendidikan untuk anak kerap ditemukan di wilayah ini.

Hal ini ditemukan mahasiswi Pendidikan Guru PAUD Universitas Muhammadiyah Surabaya, Hana Pertiwi (21) yang telah memiliki adik asuh di kawasan tersebut beberapa tahun terakhir.

"Sebelumnya lihat anak rusun banyak yang tidak sekolah, di rumah saja. Di sana lingkungannya sangat memprihatinkan di sana juga pernah ada kasus narkoba juga. Sejak dini mereka sudah banyak yang merokok. Makanya ingin menerapkan karakter anak ini bagaimana caranya," urainya.

Prihatin dengan kurangnya kegiatan yang beredukasi untuk anak-anak, Hana kemudian menyusun program Purbo (Peduli Anak Rusun Sombo) melalui media scrap book beredisi sebagai internalisasi nilai Islami dalam menanamkan serta pembentukan karakter sejak dini.

Program ini diikut sertakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat dan berhasil didanai.

Gadis asal Tangerang ini juga mengajak teman-temannya untuk menyusun konsep program.

Yaitu Eny Nur Hasanah (21), Nur Yuliyawati (21) dan Nanda Arsyada (21).

Hana mengungkapkan menanamkan nilai-nilai karakter sejak usia dni merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua, pendidik, pengasuh, masyarakat, dan pemerintah.

Untuk itu kebersamaan, keselarasan, don kemitraan dilakukan dengan masyarakat di Rusun Sombo melalui sosialisasi agar nilai karakter dapar dibiasakan di rumah.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help