Gempa Sumenep

Gempa 4,8 SR Guncang Sumenep Madura. Ini Foto-foto Kerusakan yang Ditimbulkannya

Gempa bumi berkekuatan 4,8 Skala Richter mengguncang Sumenep, Madura. Beginilah dampak kerusakan yang ditimbulkan.

Gempa 4,8 SR Guncang Sumenep Madura. Ini Foto-foto Kerusakan yang Ditimbulkannya - sumenep-gempa_20180613_231551.jpg
surabaya.tribunnews.com/moh rivai
Kerusakan sebuah rumah akibat gempa di Desa Bulla’an, Kecamatan Dasuk, Sumenep, Madura
Gempa 4,8 SR Guncang Sumenep Madura. Ini Foto-foto Kerusakan yang Ditimbulkannya - gempa-sumenep-madura2_20180613_231426.jpg
SURYA/M RIVAI
Kerusakan akibat gempa bumi di Sumenep, Madura, Rabu (13/06/2018) malam.
Gempa 4,8 SR Guncang Sumenep Madura. Ini Foto-foto Kerusakan yang Ditimbulkannya - gempa-sumenep-madura1_20180613_231200.jpg
SURYA/M RIVAI
Kerusakan akibat gempa di Sumenep Madura, Rabu (13/06/2018) malam.

SURYA.co.id | SUMENEP - Gempa bumi berkekuatan 4,8 SR mengguncang kawasan Sumenep, Madura, Rabu (13/6/2018) malam. 

Gempa bumi ini menyebabkan warga takut dan memutuskan keluar rumah. 

Selain itu, fenomena alam ini juga menyebabkan beberapa bangunan rusak. 

Kepala BMKG di Kalianget Sumenep, Utsman, menyebutkan, pusat gempa ada pada koordinat 6,88 LS dan 113,94 BT, tepatnya di darat pada jarak sekitar 6 km arah Timur Laut Sumenep, Jawa Timur dengan kedalaman 12 kilometer.

“Gempa bumi berkekuatan 4,8 skala Richter mengguncang sebagian wilayah Kabupaten Sumenep. Getarannya tidak hanya terasa di Sumenep, tapi juga terasa hingga ke sebagian wilayah lain di beberapa kabupaten di Madura,” ujar Utsman, Rabu (13/6/2018).

Ustman menambahkan, dampak gempa bumi menimbulkan guncangan di Sumenep II Skala Intensitas Gempabumi (SIG) BMKG. Gempa ini merupakan jenis gempa bumi intraplate dengan hiposenter dangkal akibat aktivitas patahan lokal. Tapi tidak berpotensi tsunami, walau kemungkinan bisa saja terjadi kerusakan infrastruktur.

“ Jadi mohon masyarakat tetap tenang, dan tidak terpengaruh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Meski dilaporkan ada kerusakan, namun hingga kini belum diperoleh data berapa jumlah bangunan yang rusak. 

Penulis: Moh Rivai
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help