Pascainsiden Penusukan Anggota TNI & Pengeroyokan Anggota Polri, TNI AD Himbau Waspadai Provokasi

Kadispenad Brigjen Alfret Denny Tuejeh meminta jajarannya bersikap bijak dalam menyikapi beredarnya informasi terkait peristiwa ini

Pascainsiden Penusukan Anggota TNI & Pengeroyokan Anggota Polri, TNI AD Himbau Waspadai Provokasi
KOMPAS.com/FAKHRI
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen Alfret Denny Tuejeh 

SURYA.co.id - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI AD) mewaspadai pemanfaatan insiden keributan yang menimbulkan korban dua anggota Kodam Jaya beberapa waktu silam untuk memancing provokasi antara TNI dan Polri.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen Alfret Denny Tuejeh meminta jajarannya bersikap bijak dalam menyikapi beredarnya informasi terkait peristiwa ini.

Baca: Delapan Oknum Brimob Penusuk Dua Anggota TNI Ditangkap, Kapendam Jaya Berikan Apresiasi Kepolisian

Baca: Inilah Potret Serda Darma Aji, Anggota TNI yang Tewas Ditusuk Karena Tolak Tawaran Miras

"Sesungguhnya situasi seperti saat ini sangat mudah dimanfaatkan pihak lain untuk memprovokasi dan mengadu domba institusi TNI dan Polri," kata Denny dalam keterangan resminya, Senin (11/6/2018).

Ia berharap peristiwa pengeroyokan oleh oknum diduga TNI terhadap dua anggota Polri di Cijantung dan peristiwa pengeroyokan oleh oknum anggota Brimob terhadap dua anggota Kodam Jaya tak dikaitkan begitu saja.

Mengutip Kapendam Jaya, Denny mengatakan bahwa pelaku pengeroyokan di Cijantung adalah kelompok orang tidak dikenal atau OTK.

"Kita tidak boleh berasumsi bahwa setiap peristiwa selalu terkait. Oleh karenanya, semuanya harus bisa menahan diri untuk tidak berpolemik," kata Denny.

"Kasihan masyarakat jika kita disibukkan dengan masalah internal. Kapan kita bisa fokus menata masa depan bangsa Indonesia yang lebih baik," ujarnya.

Ia tak ingin dua peristiwa ini merusak fokus TNI-Polri dalam menciptakan rasa tenang dan aman bagi masyarakat.

Denny menegaskan, TNI AD siap memperkuat soliditas TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan menjelang momen-momen besar yang dihadapi Indonesia.

"Secara organisasi, TNI AD tetap solid dan senantiasa siap mengemban amanah rakyat Indonesia yang di antaranya bermitra dengan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya menyambut Idul Fitri, pilkada serentak, serta Asian Games 2018 dan rangkaian Pileg dan Pilpres 2019," ungkap Denny.

Halaman
12
Editor: Putra Dewangga Candra Seta
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help