Persebaya Surabaya

Komunitas Bonek Revolution, Ini yang Membedakannya dari Pendukung Persebaya Surabaya Lainnya

Dari puluhan ribu bonek yang mendukung Persebaya, ada satu komunitas bernama Bonek Revolution (BonRev).

Komunitas Bonek Revolution, Ini yang Membedakannya dari Pendukung Persebaya Surabaya Lainnya
surya/habibur rohman
Komunitas Bonek Revolution 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dari puluhan ribu bonek yang mendukung Persebaya, ada satu komunitas bernama Bonek Revolution (BonRev).

Bonrev merupakan satu dari sekian banyak komunitas bonek yang ada di Surabaya.

Secara umum tak ada bedanya antara komunitas ini dengan komunitas bonek-bonek lainnya, yakni mendukung Persebaya dengan cara yang positif.

Namun yang menarik, didalam Bonrev ini, para anggotanya yang saat ini terdaftar di database sebanyak 426 orang, dipastikan merupakan bonek-bonek yang cinta Persebaya dan taat pada aturan, terutama soal lalu lintas.

Apabila masih banyak dijumpai dijalanan ketika Persebaya Surabaya berlaga, bonek yang tak mengenakan helm dan juga berboncengan lebih dari dua, di Bonrev ini tentu taat pada aturan.

"Tidak ada bedanya sebenarnya kami dan komunitas bonek lainnya, namun kami memiliki memotivasi, tertib dijalan dan tertib peraturan. Salah satunya memakai helm. Yang jelas kami ingin merawat image bonek yang sudah baik," kata Bripka Arif Harmoko, Provos Polsek Sawahan yang menjabat sebagai pembina BonRev, senin (11/6/2018).

Berlatar belakang aparat keamanan, membuat Arif Harmoko menanamkan prinsip taat aturan pada para anggota Bonrev agar tak ugal-ugalan dijalan.

Bahkan saat hendak mendukung Persebaya, komunitas ini selalu berangkat bersama-sama dengan mengutamakan tertib lalu lintas.

"Bagi kami, kalau tidak bisa berbuat hal baik lebih baik merawat nama baik bonek, itu saja. Tidak perlu berbuat yang neko-neko yang justru membuat nama baik bonek jelek," ujarnya.

Komunitas yang memiliki enam korwil ini di Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Krian ini memiliki tiga kegiatan wajib setiap tahunnya.

Halaman
12
Penulis: Dya Ayu
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help