Berita Sidoarjo

Kasasi Ditolak, Alfian Tanjung Jadi Penghuni Lapas Porong

eksekusi dilakukan setelah terbit Putusan dari Mahkamah Agung (MA) tertanggal 7 Juni 2018 yang isinya menolak Kasasi Alfian Tanjung.

Kasasi Ditolak, Alfian Tanjung Jadi Penghuni Lapas Porong
surya/m taufik
Terpidana Alfian Tanjung saat dimasukkan ke Lapas Porong di Sidoarjo, Selasa (11/6/2018). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian, Alfian Tanjung dijebloskan ke Lapas Porong oleh petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, Senin (11/6/2018).

Alfian dijemput dari Rutan Mako Brimob dan tiba di Bandara Juanda, Senin pagi. Selanjutnya dia dibawa ke Polda Jatim untuk menjalani beberapa pemeriksaan.

Dari Mapolda, terpidana Alfian Tanjung dikirim ke Lapas Porong menggunakan mobil kejaksaan.

"Yang bersangkutan sudah berstatus terpidana. Sudah kami serahkan ke Lapas Porong untuk mendapat pembinaan," kata Kepala Kejari Tanjung Perak, Rachmat Supriady.

Menurutnya, eksekusi dilakukan setelah terbit Putusan dari Mahkamah Agung (MA) tertanggal 7 Juni 2018 yang isinya menolak Kasasi Alfian Tanjung.

"Kasusnya berawal saat yang bersangkutan ceramah di Masjid Mujahidin. Dalam ceramah itu ada kata-kata dia yang mengandung unsur melanggar Pasal 16 jo Pasal 4 huruf b butir 2 UU Nomor 40/2008 tentang Penghapusan Ras dan Etnis," urai Kajari Tanjung Perak.

Dalam sidang di PN Surabaya, Alfian Tanjung divonis hukuman penjara selama dua tahun. Dia banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya, dan vonisnya juga menguatkan putusan PN.

Tak berhenti di situ, Alfian Tanjung juga mengajukan Kasasi ke MA atas putusan tersebut. Dan hasilnya, Mahkamah Agung menolak pengajuan Kasasi tersebut.

Semua proses eksekusi yang dilakukan petugas Kejari Tanjung Perak terhadap terpidana Alfian Tanjung mendapat pengawalan sangat ketat.

Sejak penjemputan di Mako Brimob, tiba di Bandara Juanda, ke Mapolda, dan menuju Lapas Porong menggunakan mobil kejaksaan.

Tak tanggung-tanggung, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji sendiri yang memimpin proses pengamanan tersebut.

"Kami tugasnya melakukan pengamanan jalur dan proses penyerahan di Lapas. Totalnya ada sekitar 50 orang personil yang kami kerahkan dalam pengamanan ini," kata Kapolres Himawan.

Penulis: M Taufik
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help