Lebaran 2018

Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran, Waspada Pasar Tumpah di Pantura Tuban

Pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat, perlu berhati-hati saat melintasi jalur Pantura Tuban.

Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran, Waspada Pasar Tumpah di Pantura Tuban
surya/m sudarsono
Kondisi pasar tumpah di Desa Glondonggede, Tambakboyo 

SURYA.co.id | TUBAN - Musim mudik telah tiba, masyarakat yang bekerja di perkotaan mulai pulang ke kampung halaman untuk bertemu sanak saudara di momen Lebaran.

Namun, pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat, perlu berhati-hati saat melintasi jalur Pantura Tuban.

Sebab, terdapat pasar tumpah di Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo.

Pasar ini tepat berada di bibir jalan raya.

Selain terdapat aktivitas perdagangan sembako dan jajan, pasar ini juga merupakan perdagangan ikan hasil tangkapan nelayan tradisional setempat.

Sehingga saat nelayan dan pedagang melakukan transaksi, kerap membuat aktivitas di jalan raya setempat macet.

"Titik simpul sudah diantisipasi dan disiapkan petugas gabungan, termasuk keberadaan pasar tumpah itu sendiri," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban, Muji Slamet kepada SURYA.co.id, Senin (11/6/2018).

Mantan Camat Soko itu menjelaskan, diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 dan H-1 lebaran Idul Fitri.

Dia berharap, agar pemudik juga berhati-hati saat pulang ke kampung, terutama saat memasuki area jalan di Tuban.

"Puncak arus mudik terjadi 13-14 Juni, kita sudah antisipasi juga, termasuk adanya pasar tumpah ini," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban, Agus Wijaya saat dikonfirmasi mengenai keberadaan pasar tumpah itu menyebutkan, jika pasar tersebut merupakan milik desa.

Pasar sudah tumbuh secara tradisional.

Pihak Pemkab juga belum pernah melakukan pembinaan secara fungsional maupun operasional.

"Itu pasar tradisional, bukan garisnya Diskoperindag. Coba akan kita komunikasikan dengan Satlantas," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help