Berita Mojokerto

2 Pria di Mojokerto Ribut soal PSK, Tak Terima Wanitanya Dibawa Lelaki Lain, Korban Dilempar Gelas

Suliatim (35) warga Dusun Jedong Kulon, Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto nekat melakukan penganiayaan.

2 Pria di Mojokerto Ribut soal PSK, Tak Terima Wanitanya Dibawa Lelaki Lain, Korban Dilempar Gelas
metrotvnews
ilustrasi penganiayaan 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Suliatim (35) warga Dusun Jedong Kulon, Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto nekat melakukan penganiayaan, lantaran tidak terima wanita dikencaninya dijemput lelaki lain.

Pelaku mengamuk sembari marah-marah berupaya mencegah pria yang bernama Arifin (29) warga Dusun Sekantong, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro tersebut agar tidak membawa wanita yang diketahui seorang pekerja seks komersial (PSK).

Keduanya sempat bersitegang karena pelaku bersikukuh mempertahankan wanita tersebut agar tetap bersamanya.

Pelaku yang naik pitam itu sontak menganyunkan tangan kanannya memukul kedua korban memakai gelas kaca hingga pecah. Pukulan itu juga mengenai wanita PSK yang saat itu berada di samping korban.

Akibatnya, kedua korban menderita luka di kepalanya hingga berdarah-darah.

Dalam kondisi luka di kepalanya kedua korban melaporkan kejadian penganiayaan ini ke Polres Mojokerto.

Kapolsek Ngoro, Kompol Khoirul Anam ketika dikonfirmasi Surya.co.id membenarkan kejadian penganiayaan terhadap korban PSK dan teman lelakinya.

Sebelumnya, pelaku bersama temannya memboking wanita PSK yang juga merupakan korban penganiayaan di kawasan Tretes, Kabupaten Pasuruan. Kemudian, pelaku membawa wanita itu di sebuah tempat di daerah Desa Jedong Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto.

Adapun tempat penganiayaan ini berada di depan rumah Bowo warga Wotanmas Jedong Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (9/6/2018) sekira pukul 22. 00 WIB.

"Kasus penganiayaan ini telah dilimpahkan dan ditangani Polres Mojokerto," ujarnya, Minggu (10/6/2018).

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help