Citizen Reporter

Wisata Serem Kuburan Kasin Malang

Dulu makam Kasin merupakan tempat yang menyeramkan dan dekat dengan hal-hal mistik. Sekarang daerah itu dijadikan tempat wisata.

Wisata Serem Kuburan Kasin Malang
pixabay.com

Di tempat pemakaman umum (TPU) sering muncul cerita-cerita menyeramkan. Itu terutama untuk kuburan lama. Kuburan menjadi tempat yang misterius dan menyeramkan.

Akan tetapi, masyarakat sekitar kuburan di Kasin, Kota Malang, justru menyulapnya menjadi tempat wisata yang unik. Kampung yang berimpitan dengan kompleks pemakaman umum dijadikan objek wisata baru melalui festival mural dan lomba mural untuk menghias kampung.

Sekarang kampung itu bisa dijadikan destinasi liburan yang menantang. Di dinding kampung dilukis berbagai bentuk hantu yang menyeramkan. Tempat wisata ini cocok untuk mereka yang menyukai tempat-tempat menyeramkan.

Kampung itu berada di Jalan Bali, RT 7 RW 3 Kelurahan Kasin, Kota Malang, Ada 250 kepala keluarga yang tinggal di pemakaman itu. Antara batu nisan dengan rumah penduduk hampir tak ada batas.

Bahkan ada makam yang tepat di teras rumah dan ada juga yang berada di dalam rumah warga.
Menurut warga sekitar makam, kuburan Kasin sudah ada sejak sebelum kemerdekaan. Saat itu belum dipadati rumah penduduk.

Kampung itu terbilang unik karena dulu merupakan tempat yang menyeramkan dan sekarang dijadikan tempat wisata. Selama ini kematian selalu identik dengan hal-hal yang mistis. Orang-orang malah tidak memercayai dan malah menggunakan kesempatan sebagai objek wisata.

Yang membuat kampung itu unik adalah hampir semua kegiatan masyarakat dilakukan di area pemakaman mulai dari mendirikan rumah, bersantai, bermain, bercanda, dan bersosialisasi. Karena tinggal di sekitar makam, mata pencaharian sebagian warga juga tidak jauh-jauh dari pemakaman, mulai dari tukang ukir batu nisan, tukang memandikan jenazah, tukang gali kubur, juru kunci makam, dan lain-lain.

Karena dibangun di area pemakaman, mereka membuat tema Kematian yang Menghidupi. Bagi warga sekitar, tema itu menggambar kematian yang tidak identik dengan hal menyeramkan dan mistis, tetapi bisa membawa berkah untuk masyarakat sekitar.

Yayuk Sugiarti
Mahasiswa Probis Universitas Negeri Malang

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help