kesehatan

Hati-hati, Jangan Jadikan Puasa Untuk Diet Dadakan. Ini Alasannya

Berpuasa Untuk Diet Dadakan? Jangan sembarangan ya, ternyata bisa berbahaya lho.

Hati-hati, Jangan Jadikan Puasa Untuk Diet Dadakan. Ini Alasannya
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA – Bulan puasa sering dimanfaatkan untuk menguruskan tubuh karena makan hanya perlu dua kali dalam sehari, yakni saat sahur dan berbuka.

Namun, menurut dr. Hans Kristian, CSN, Health and Nutrition Consultant dari Healthy Cook, bila puasa dijadikan ajang diet dadakan, alias sebelumnya belum pernah melakukan diet, ada beberapa permasalahan tubuh yang bisa didapat.

“Puasa sebenarnya punya banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya bisa untuk menurunkan kelebihan berat badan. Tetapi seringkali puasa dijadikan ‘ajang diet dadakan’ yang akhirnya berdampak buruk pada kesehatan,” tuturnya.

Hans menambahkan, diet sesungguhnya menekankan pada perubahan pola makan dari yang kurang baik menjadi lebih baik.

Namun, banyak yang menyalahartikan diet sebagai pengurangan makan, atau malah mengonsumsi sangat sedikit makanan.

“Kalaupun berat badan memang turun, mereka akan kesulitan mempertahankan hasil yang mereka dapatkan sehingga setelah bulan puasa selesai, berat badanpun akan meroket. Terlebih lagi, banyak yang akhirnya jatuh sakit karena tubuh belum siap menerima perubahan pola makan yang sifatnya 'dadakan' sehingga berdampak pada kesehatan tubuh secara sistemik,” jelasnya.

Mulai dari turunnya gula darah, maag akut, hingga gangguan hormon bisa terjadi karena diet yang kurang benar ini.

Diet selama puasa tidak masalah bagi Hans, selama diet dilakukan secara tepat dan tidak bersifat sementara.

Hans menyarankan berdiet saat puasa dengan mengonsumsi menu seimbang baik saat berbuka maupun saat sahur.

Yang dikonsumsi harus memiliki komposisi karbohidrat, protein, lemak baik, vitamin dan mineral.

“Selain pemilihan bahan makanan, proses memasak juga berperan penting untuk menentukan kualitas makanan yang dikonsumsi. Yaitu makanan yang tidak digoreng, atau menambahkan lemak jenuh pada makanan,” ujarnya. 

Tags
puasa
diet
Penulis: Delya Octovie
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help