Home »

Bisnis

» Makro

Berita Surabaya

Wisma Atlet Asian Games Palembang Jadi Pendorong Peningkatan Penjualan WOOD

Secara korporate, pihaknya menerima proyek pemerintah pengadaan bangku-bangku sekolah, furniture hotel dan apartemen.

Wisma Atlet Asian Games Palembang Jadi Pendorong Peningkatan Penjualan WOOD
surya/sri handi lestari
Wang Sutrisno, Direktur PT Integra Cabinet Tbk dan Presiden Direktur Halim Rusli, saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Sidoarjo, Senin (4/6/2018) lalu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Integra Indocabinet Tbk menargetkan peningkatan penjualan hingga 20 persen di 2018 ini. Target itu lebih rendah dibanding realisasi penjualan pada 2017 yang mampu tumbuh 31,1 persen.

"Tahun lalu memang kami mencatatkan pertumbuhan yang cukup tinggi dibanding 2016, karena adanya kontribusi pasar domestik melalui proyek pemerintah berupa pembangunan Wisma Atlet - Asian Games 2018," jelas Wang Sutrisno, Direktur perseroan dengan kode WOOD, saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Sidoarjo, Senin (4/6/2018) lalu.

Industri yang bergerak di ritel, perhutanan dan manufaktur berbahan baku kayu itu, di 2018 ini masih berharap pada proyek tersebut untuk mendukung peningkatan penjualannya. Karena proyek Wisma Atlet - Asian Games 2018 juga ada di Palembang, Sumatera Selatan.

"Memang nilai proyek lebih kecil dibanding (Wisma Atlet-Asian Games 2018) Jakarta. Di Jakarta sekitar Rp 100 miliar, di Palembang sekitar Rp 70 miliar. Namun, kontribusinya ada dan cukup untuk mendukung targetkan peningkatan di tahun ini mencapai 20 persen," tambah Wang.

Tak hanya itu, di 2018 ini, pihaknya juga membidik peningkatan pasar ekspor hingga 20 persen. Pada 2017 lalu, perseroan mencatatkan penjualan di pasar ekspor di kisaran 17 persen. Sementara pasar domestik mencapai 70 persen.

Wang Sutrisno meyakini demand customer ekspor di tahun ini meningkat. Sementara untuk pasar domestik, di tahun ini, perseroan juga agresif melakukan pengembangan pasar.

Secara korporate, pihaknya menerima proyek pemerintah pengadaan bangku-bangku sekolah, furniture hotel dan apartemen.

"Pembangunan hotel dan apartemen saat ini cukup masif. Dan itu menjadi peluang pasar yang menarik bagi kami," tambah Halim Rusli, Presiden Direktur Perseroan.

Secara ritel, pihaknya juga sudah memiliki showroom Thema Home yang ada di kawasan Surabaya Barat. Kemudian akan membuka cabang di Surabaya Timur di tahun ini.

"Sementara masih menguatkan ritel melalui showroom sendiri di Surabaya. Sebenarnya ingin dan akan mengembangkan di Jakarta, tapi masih kami siapkan semoga di tahun ini juga bisa realisasi," ujar Halim.

Produk perseroan dengan pabrik di Sedati, Sidoarjo ini untuk ritel sudah masuk di pasar modern furniture IKEA. Mereka menjadi supplier utama produk furniture di brand tersebut. Selain IKEA juga brand-brand lainnya.

Perseroan yang juga memiliki konsesi lahan perhutanan di Kalimantan untuk produk kayu Meranti ini, juga akan memaksimalkan produk manufaktur dari tiga pabrik di Sidoarjo dan satu di Lamongan itu.

Halim juga menambahkan, terbaru pihaknya membidik pasar lewat e-commerce dengan produk bersistem knok down (bongkar pasang).

"Pasar e commerce sedang tumbuh. Kami siapkan produk untuk bisa masuk ke pasar ini dengan jangkauan secara global," tandas Halim.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help