Berita Tulungagung

Ribuan Liter Miras Tumpah ke Selokan, Pelaku Mengaku Beli dari Luar Tulungagung lalu Diracik

Ribuan liter minum keras tertumpah dan mengalir ke selokan saat sebuah alat berat melindas ribuan botol miras berbagai merek.

Ribuan Liter Miras Tumpah ke Selokan, Pelaku Mengaku Beli dari Luar Tulungagung lalu Diracik
surya/david yohanes
Mesin penggilas menghancurkan ribuan botol miras di Pemkab Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Ribuan liter minum keras tertumpah dan mengalir ke selokan saat sebuah alat berat melindas ribuan botol miras berbagai merek di depan Kantor Pemkab Tulungagung, Rabu (6/6/2018).

Seketika bau alkohol sangat menyengat tercium.

Sebelumnya ribuan pil dobel L juga dimusnahkan dengan cara diblender.

Pil-pil yang sudah dicampur dengan air, kemudian dijadikan jus agar tidak bisa dimanfaatkan lagi.

Ribuan miras dan ribuan pil dobel L ini adalah sitaan Polres Tulungagung dalam Operasi Tumpas Narkoba dan Operasi Pekat Semeru 2018.

“Miras ini sebenarnya sebuah kejahatan, karena sudah terbukti sering kali jatuh korban meninggal dunia,” ujar Pj Bupati Tulungagung Jarianto saat melihat proses pemusnahan barang bukti ini.

Jarianto berharap masyarakat semakin sadar bahaya miras.

Mereka yang sudah paham bahaya miras ini, diharapkan memberikan penyadaran kepada masyarakat di sekitarnya.

“Jangan sampai warga yang awam turut menjadi korban,” ucapnya.

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar mengatakan, total ada 431 tersangka kasus narkoba dan minuman keras selama Januari hingga awal Juni 2018.

Mereka terdiri dari pengedar narkoba, penjual minuman keras dan pengoplos miras.

Sampai saat ini belum ditemukan pabrik miras ilegal yang ada di wilayah Tulungagung.

Para pelaku mengaku mendapatkan miras dari luar wilayah Tulungagung.

“Pelaku membeli bahan dari luar wilayah Tulungagung, kemudian ditambah bahan-bahan lain,” terang Tofik. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help