Berita Lamongan

Bayi Laki-Laki yang Ditemukan Pemulung Lamongan Jadi Rebutan

Ada yang sejak pagi sudah datang ke Puskesmas dengan harapan menjadi orang pertama yang bisa mengadopsi anak tersebut

Bayi Laki-Laki yang Ditemukan Pemulung Lamongan Jadi Rebutan
surya/hanif manshuri
Bayi laki-laki berkulit putih yang ditemukan di tempat sampah area Stadion Surajaya Lamongan, Rabu (6/6/2018) 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Bayi laki-laki yang ditemukan di tempat sampah di sekitar lokasi Stadion Surajaya Lamongan Jawa Timur cepat menyebar. Banyak warga yang ingin mengadopsi bayi tersebut.

Ada langsung mengkofirmasi ke Polsek Deket, Puskesmas Deket dan juga Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lamongan.

Ada yang datang langsung ke tempat-tempat itu, dan banyak juga yang mengkonfirmasi melalui hubungan telepon seluler.

"Banyak yang telepon dan terang-terangkan hendak mengadopsi bayi itu," ungkap Kapolsek Deket Lamongan, AKP Sunaryo Putro, Rabu (6/6/2018).

Sunaryo memprediksi bayi yang ditemukan oleh pemulung bernama Sulaiman itu akan jadi rebutan dalam artian mengadopsi.

Hanya saja, lanjutnya, polisi tidak mempunyai kewenangan untuk menentukan siapa yang berhak dan bisa mengadopsi. Yang jelas, setelah ditemukan, polisi mengembangkan penyelidikan perkaranya.

"Kalau bayinya kami titipkan di Puskesmas. Yang menentukan siapa yang bisa mengadopsi itu nanti dari Dinas Sosial," kata Sunaryo.

Pengakuan Sunaryo sama dengan apa yang juga dialami para petugas medis di Puskesmas Deket. Sejumlah bidan yang bertugas mengaku banyak mendapat telepon dari teman teman sejawat yang belum dikaruniai keturunan dan berharap bisa mengadopsi bayi ganteng ini.

"Ini malah ada teman yang sudah membelikan susu karena ingin mengadopsi," ungkap Bidan Alfiah dari Puskesmas Deket.

Bahkan ada yang sejak pagi sudah datang ke Puskesmas dengan harapan menjadi orang pertama yang bisa mengadopsi anak tersebut.

Para petugas medis hanya bisa menyarankan, mereka yang bermaksud merawat atau mengadopsi bayi ramuan ini untuk berhubungan langsung dengan Dinas Sosial Lamongan.

"Itu saran kami, dan harus memenuhi persyaratan yang ditentukan," tandas Mega, Bidan lainnya

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved