Citizen Reporter

UAS Unik, Bersarung dan Bersongkok

Mahasiswa peserta UAS wajib mengenakan pakaian rapi, almamater, sarung, sandal, dan bersongkok. Itu menunjukkan identitas seorang santri.

UAS Unik, Bersarung dan Bersongkok
ist

UAS merupakan sebuah tes yang untuk mengukur hasil belajar selama satu semester. UAS di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) berlangsung 23–31 Mei 2018.

Ada beberapa hal yang berbeda selama UAS di UIN Maliki untuk mahasiswa semester awal. Jika pada mahasiswa semester atas hanya melakukan satu jenis UAS yakni UAS mata kuliah reguler, maka mahasantri baru selain mengerjakan UAS mata kuliah reguler mereka juga harus mengikuti dua jenis UAS yang lain, yakni UAS Mabna dan juga UAS Program Khusus Pendidikan Bahasa Arab (PKPBA).

Mahasiswa baru di UIN Maliki Malang wajib tinggal di Ma'had Sunan Ampel Al Aly (asrama) selama satu tahun. Mereka memiliki banyak kegiatan dan pelajaran di luar pelajaran reguler di kampus. Itulah yang dijadikan bahan UAS.

Yang unik, UAS ma'had diadakan di hari libur perkuliahan, yakni Sabtu dan Minggu. Selain itu, para peserta UAS putra juga wajib mengenakan pakaian rapi, almamater, sarung, sandal, dan bersongkok.

Menurut KH Muzaki, Mudir Ma'had Sunan Ampel Al Aly, ia ingin menunjukkan identitas seorang santri yaitu dengan bersarung dan bersongkok pada peserta putra. “Itu mengingat para mahasiswa yang tinggal di ma'had akan menyandang gelar sebagai mahasantri,” katanya.

Selain itu, ada juga UAS PKPBA. Busana untuk ujian, kembali seperti masa kuliah dan berlangsung sore hingga pukul 20.00.

Memang terlihat cukup melelahkan bagi para mahasiswa baru dengan adanya ma'had dan PKPBA. Akan tetapi, justru dengan adanya ma'had dan PKPBA ini malah menjadi sebuah daya tarik tersendiri bagi para calon mahasiswa.

Eko Junaidi Setiawan
Mahasiswa Jurusan Manajemen
UIN Maliki Malang

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help