Berita Gresik

Puluhan OPD Gresik Komitmen Bebas Korupsi dan Bersih, Bupati: Tak Jujur Laporkan Ada Hadiah

Puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Gresik masuk zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih.

Puluhan OPD Gresik Komitmen Bebas Korupsi dan Bersih, Bupati: Tak Jujur Laporkan Ada Hadiah
surya/sugiyono
BEBAS KORUPSI - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bersama Forkopimda menyaksikan kepala OPD menandatangani pakta integritas zona WBK dan WBBM, Senin (4/6/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Gresik masuk zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Dalam program tersebut pelayanan masyarakat standarnya harus lebih baik.

Pencanangan itu ditandai dengan penandatanganan 10 Kepala OPD bahwa siap masuk dalam zona integritas WBK dan WBBM yang disaksikan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Mohammad Qosim di Ruang Mandala Bakti Praja, Senin (4/6/2018).

Turun menjadi saksi juga Sekda Gresik Djoko Sulistio Hadi serta Anggota Forkopimda Gresik serta Ketua Saber Pungli yaitu Wakapolres Gresik.

Puluhan Kepala OPD yaitu Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Badan Pendapatan, Perngelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Dinas Pendidikan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perhubungan, RSUD Ibnu Sina, Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa, Kecamatan Gresik dan Sangkapura.

Dalam sambutannya Sambari menyatakan bahwa sejak dilantik menjadi Bupati pertama kali tahun 2010 sudah bertekad agar Gresik menjadi WBK dan WWBM.

“Contohnya, pada saat itu ada rekrutmen CPNS tahun 2010, kami sudah menerapkan rekrutmen CPNS dengan seleksi murni. Bahkan saat berlangsungnya mutasi pejabat, kami melaksanakan sesuai aturan. Bahkan saya menantang, kalau menjumpai ada hal yang tidak jujur, misalnya, pakai pelicin, segera laporkan saya dan akan kami beri hadiah," kata Sambari, Senin (4/6/2018).

Dia juga menyatakan, bahwa sampai saat ini pihaknya selalu menertibkan absensi aparatur sipil negara ( ASN).

Baik absensi rapat atau absensi kehadiran di kantor. Bahkan untuk yang akan datang pihaknya akan mengadakan apel pagi tak hanya pada hari Senin dan Jum’at. "Setiap saat ASN di Gresik harus siap apel," imbuhnya.

Sedang Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Didid Noordiatmoko mengatakan tolok ukur pencanangan ini adalah terlayaninya masyarakat dengan lebih baik.

“Selanjutnya kita membangun sistem birokrasi yang baik. Dengan sistem itu kita mereformasi birokrasi, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin membaik dan masyarakat semakin sejahtera. Nantinya saya akan bertanya kepada masyarakat, seberapa perubahan yang mereka dapatkan,” kata Didid. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help