Sosok

Ika Nur Khabiba: Berharap Warganet Bijak Bermedsos

Mahasiswa dengan perolehan IPK 3,69 ini berharap warganet lebih bijak dalam bermedia sosial tanpa perilaku agresi.

Ika Nur Khabiba: Berharap Warganet Bijak Bermedsos
surya/sulvi sofiana
Ika Nur Khabiba 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perkembangan teknologi yang melesat cepat memaksa pengguna media sosial melonjak tajam. Kondisi itu memantik sebuah keprihatinan bagi Ika Nur Khabiba, mahasiswi peraih gelar cumlaude di Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya.

Khususnya bagi masyarakat yang menggunakan internet atau dengan istilah warganet.

Media sosial seperti instagram, facebook, twitter, hingga youtube telah menjadi sarang warganet untuk menjadikan ajang agresi dalam dunia maya.

Perilaku agresi itu berbeda dengan cyber bullying. Jika cyber bullying lebih pada gerakan  terstruktur dan berulang dengan kontak fisik dan perkataan kasar.

Sedangkan agresi merupakan perilaku secara spontan berupa gerakan verbal (perkataan) yang cenderung kasar dan sarkasme.

“Agresi ditujukan untuk orang yang tidak disukai pelaku agresi, namun perilaku ini bersifat spontan bukan terorganisir,” ungkapnya.

Sehingga perilaku agresi lebih besar memberikan serangan moril atau psikis korban agresi, seperti sikap trauma, down, dan tidak percaya diri.

“Dampak lebih parah adalah korban akan meng-judge dirinya tidak baik sesuai yang dikatakan pelaku agresi,” katanya.

Dalam penilitiannya, mahasiswi psikologi sosial ini ingin membuktikan secara empiris terkait faktor internal yang mempengaruhi seseorang dalam melakukan agresi di media sosial.

Seseorang bisa berinteraksi di media sosial ketika mempunyai empat hal pada dirinya.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help