Citizen Reporter

Cukup 6 Bulan Tuntaskan Kitab Kuning

Target belajar tuntas dengan metode ini adalah 6 bulan. Normalnya dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa membaca kitab kuning dengan lancar.

Cukup 6 Bulan Tuntaskan Kitab Kuning
ist

Ramadan merupakan momen istimewa bagi semua umat Islam. Keberadaannya menjadikan individu berlomba-lomba berbuat kebaikan. Beragam kegiatan positif pun terselenggara di masjid, musala, pesantren, hingga sekolah.

Tak mau menyia-nyiakan momen yang berkah, 300 siswa MAN 1 Jombang bekerja sama dengan Ponpes Al-Aqobah Jombang mengadakan diklat pelatihan membaca kitab kuning dengan metode Amtsilati (30/5/2018).

Erma Rahmawati, Kepala MAN 1 Jombang mengatakan, diklat itu penting guna mempersiapkan generasi yang mampu menguasai literatur khazanah Islam dengan baik.

“Para murid adalah generasi masa mendatang yang harus memahami ilmu agama dengan baik. Langkah awal untuk mempelajarinya adalah dengan mengaplikasikan metode Amtsilati,” tuturnya dalam acara pembukaan diklat.

Kegiatan ini dilaksanakan selama delapan hari, hingga Jumat (8/6/2018), dua kali sehari. Mereka dibimbing tujuh tutor dari PP Al-Aqobah. Para siswa MAN tampak semangat belajar ilmu Nahwu dan Shorof dengan cara yang menyenangkan.

Amtsilati adalah metode akselerasi untuk membaca kitab kuning atau ilmu alat guna memahami literatur berbahasa Arab yang terdiri atas 5 jilid dan 184 bait Alfiyah yang termaktub dalam kitab Khulasoh. Metode ini dikarang KH Taufiqul Hakim dari Jepara.

Dinamika dunia pendidikan berkembang dengan pesat. Pesantren dan lembaga Islam lainnya pun tidak boleh tertinggal dan dituntut untuk meresponsnya dengan terobosan sebuah metode kontemporer yang relevan.

Zaman dulu, para sesepuh terbiasa belajar di pesantren selama bertahun-tahun dengan metode salaf (klasik). Namun sekarang, kondisi para santri tentulah jauh berbeda. Mereka dituntut untuk memahami ilmu umum dan agama sama baikya, lulus UN dengan nilai maksimal, serta mampu mengaji kitab kuning dengan baik.

Metode itu memiliki keunggulan materi yang sistematis, mudah dipahami dengan beragam contoh sederhana, bersifat akseleratif, dan menyenangkan, serta mudah diaplikasikan dalam kitab kuning dan Alquran. Target normal pencapaian belajar hingga tuntas dengan metode ini adalah 6 bulan.

Di sepanjang waktu itu santri diharapkan sudah mahir membaca kitab kuning. Itu terobosan yang layak diapresiasi mengingat normalnya seorang santri membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa membaca kitab kuning dengan lancar.

Akhmad Kanzul Fikri
Ketua Yayasan PP Al Aqobah Jombang

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help