Liputan Khusus

'Pemudik Zaman Now Semakin Cerdas dalam Memilih Rute Perjalanan Agar Tak Terjebak Macet'

Pemudik disarankan menggunakan aplikasi global positioning system (GPS) navigasi untuk mengetahui kondisi rute perjalanan yang akan dilalui.

'Pemudik Zaman Now Semakin Cerdas dalam Memilih Rute Perjalanan Agar Tak Terjebak Macet'
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi, para pemudik memadati Terminal Purabaya Sidoarjo 

Dengan kondisi seperti di atas, menurut hemat saya, jalur non-tol termasuk jalur alternatif tetap jadi pilihan menarik bagi pemudik.

“Pemudik Zaman Now” semakin cerdas dalam memilih rute perjalanannya.

Saya yakin mayoritas pemudik akan memanfaatkan tools aplikasi navigasi seperti Google Maps, Waze, dan sejenisnya untuk memilih perjalanan yang akan ditempuh.
Perubahan kebiasaan pemudik di era kekinian ini tentu berdampak terhadap keseimbangan distribusi perjalanan kendaraan pada ruas jalan non-tol, tol fungsional dan tol operasional.

Jika beban lalu lintas terdistribusi secara seimbang ketiga jenis ruas jalan tersebut maka tingkat kemacetan pada jalur non-tol pasti akan berkurang.

Tingkat kemacetan akan berkurang singnifikan manakala seluruh jaringan jalan tol fungsional telah berubah status menjadi tol operasional.

Di samping itu, satu hal yang juga cukup singnifikasi mengurangi tingkat kemacetan adalah pembatasan operasional kendaraan berat selama momentum mudik dan balik lebaran.

Saya kira pengaturan lalu lintas oleh aparat kepolisian, DLLAJ, dan aparat pemerintah lainya tetap berjalan seperti biasa.

Pemudik bisa diberi update informasi kondisi lalu lintas dan pilihan untuk melalui jalur non-tol, tol fungsional dan tol operasional, agar potensi kemacetan dapat diminimalisir.

Berdasarkan laporan dari kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan pemberitaan di berbagai media tampaknya kondisi jalan pada jalur non-tol tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Satu informasi menarik bagi pemudik tahun ini adalah tawaran untuk mencoba rute baru, yakni jalur Pansela (Pantai Selatan) Jawa.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved