Berita Mojokerto

Musim Mudik Lebaran, Waspadai Rem Blong di 'Jalur Tengkorak' Sendi Pacet Mojokerto

Jalan Sendi Pacet Mojokerto itu diketahui mempunyai karakteristik jalan yang cenderung berkelok-kelok, tanjakan curam

Musim Mudik Lebaran, Waspadai Rem Blong di 'Jalur Tengkorak' Sendi Pacet Mojokerto
surya/mohammad romadoni
Kondisi jalur penyelamat di kelok Gotekan Pacet Mojokerto. 

SURYA.co.d | MOJOKERTO - Anggota Satuan Lalu Lintas Sat (Lantas) Polres Mojokerto telah mempersiapkan rangkaian kegiatan pengamanan di jalur mudik lebaran 2018.

Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata menuturkan pengamanan arus mudik ini akan dilakukan di sepanjang jalur utama.

Adapun prioritas pengamanan juga diberlakukan seperti di jalan alternatif dan jalur menuju ke wisata Kabupaten Mojokerto.

"Untuk mengantisipasi kemacetan atau gangguan Kamtibmas selama arus mudik lebaran, nantinya akan ada pos pengamanan khusus di jalur mudik," ujarnya ketika meninjau jalur mudik lebaran di pos pantau rest area Timbangan Trowulan, Senin (4/6/2018).

Leo mengatakan pihaknya juga akan membuat pos pantau khususnya di jalur tengkorak rawan kecelakaan yang berada di kawasan Sendi Pacet Mojokerto.

"Nantinya ada anggota kami yang berada di pos pantau Sendi Pacet untuk melakukan pengamanan arus mudik hingga arus balik," ungkapnya.

Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Bobby M Zulfikar memaparkan pihaknya menekankan supaya pengguna jalan khususnya pemudik lebih meningkatkan kewaspadaannya apabila melintas di jalur wisata seperti di kelok Gotekan atau Sendi Pacet Mojokerto menuju Kota Wisata Batu Jawa Timur.

Pasalnya, kondisi di jalan Sendi Pacet Mojokerto itu diketahui mempunyai karakteristik jalan yang cenderung berkelok-kelok, tanjakan curam hingga turunan tajam gigi satu.

"Sebagai antisipasinya pengguna jalan supaya istirahatkan kendaraan anda. Karena tidak hanya pengemudi, kendaraan pun memiliki titik 'lelah' pada saat perjalanan," jelasnya.

Untuk informasi, kasus kecelakaan di jalur sekitar rest area Sendi hingga kelok Gotekan Pacet Mojokerto itu didominasi kendaraan dalam kondisi rem blong.

Paling banyak kendaraan yang mengalami kecelakaan di jalur tersebut berasal dari arah Kota Batu menuju ke Pacet.

Kondisi jalan tanjakan terjal diperparah turunan tajam berkelok-kelok itu memicu seringnya pengemudi kendaraan untuk menginjak pedal rem.

Jika digunakan secara terus-menerus kondisi kampas rem bisa panas.

Itu berarti bakal berpotensi membuat sistem pengereman tidak berfungsi alias rem blong.

Pengguna jalan dapat beristirahat sembari mendinginkan rem mobil/ motor memanfaatkan rest area yang ada disepanjang jalur Sendi Pacet.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help