Bisnis

Momen Lebaran Dongkrak Kenaikan Penjualan Suku Cadang AC Mobil

Menjelang hari raya Idul Fitri atau Lebaran, penjualan suku cadang AC mobil atau pendingin kabin mobil mengalami peningkatan.

Momen Lebaran Dongkrak Kenaikan Penjualan Suku Cadang AC Mobil
ist
Salah satu bengkel AC di Surabaya yang menggunakan produk Fujicool Yaruki. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menjelang hari raya Idul Fitri atau Lebaran, penjualan suku cadang Air Conditioner (AC) mobil atau pendingin kabin mobil mengalami peningkatan. Peningkatannya cukup besar, namun belum memberi kontribusi yang tinggi dalam penjualan produk.

Hal itu dirasakan brand AC mobil Fujicool Yaruki asal Jepang, yang saat ini terus agresif melakukan penetrasi di pasar.

"Memang ada peningkatan penjualan yang cukup tinggi di moment Lebaran. Sekitar 100 persen dibanding hari atau bulan sebelum ada Lebaran. Namun secara year to year, kontribusinya peningkatan penjualan saat Lebaran masih tumbuh sedikit," jelas Muhammad Gunawan, Manager Marketing Fujicool Yaruki di Surabaya, Senin (4/6/2018).

Hal itulah yang membuat pihaknya agresif melakukan penetrasi di pasar. Apalagi brand Fujicool Yaruki saat ini masih di kisaran 13 persen.

Salah satu upaya untuk bisa lebih maksimal di pasar, adalah dengan menggandeng para bengkel AC.

"Seperti menggelar gathering di bulan Ramadan ini. Mereka kami ajak bertemu silaturahmi sekaligus berbagi tentang teknologi produk kami," ungkap Gunawan.

Dalam gathering tersebut, sekitar 70 bengkel AC hadir dan memberikan masukan terkait produk ini. Diakui Gunakan, saat ini Fujicool banyak dimanfaatkan untuk mobil niaga, mobil penumpang lama maupun mobil penumpang baru yang belum dilengkapi AC. Seperti seri Daihatsu grand max dan sejenisnya.

Terkait strategi, Gunawan mengatakan, pihaknya terus melakukan penetrasi ke pasar untuk mencapai peningkatan marketshare.

"Targetnya tahun ini kami bisa meningkatkan market share. Dukungan dari pasar di Jawa Timur, kami harapkan bisa mendorong peningkatan market share ini," tandas Gunawan.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help