Lapor Cak

Layanan Samsat Jelang Mudik, Antrean Lama, Kendaraan Meluber hingga Tepi Jalan 

Layanan pembayaran pajak kendaraan di Kantor Layanan Samsat Manyar diserbu pemilik kendaraan, Senin (4/6/2018) siang.

Layanan Samsat Jelang Mudik, Antrean Lama, Kendaraan Meluber hingga Tepi Jalan 
surya/nuraini faiq
Antrean kendaraan tumpah hingga tepi Jalan Raya Manyar Kertajaya menunggu drive Thru, Senin (4/6/2018).   

SURYA.co.id | SURABAYA - Layanan pembayaran pajak kendaraan di Kantor Layanan Samsat Manyar diserbu pemilik kendaraan, Senin (4/6/2018) siang. Wajib pajak ini rela antre sekitar satu jam di layanan Drive Thru. 

Namun, mereka mengeluhkan lamanya jeda pergantian layanan sift. Layanan drive thru baru akan membuka layanan stelah istirahat pukul 14.00. Padahal sudah puluhan pemilik kendaraan antre.

Karena makin banyak yang menyerbu layanan drive thru, antrean pun meluber hingga jalan raya. Pantauan surya di lapangan, antrean menumpuk meski layanan drive thru belum dibuka. 

"Masak sampai jam 14.00 layanan ini belum dibuka kembali. Katanya petugasnya istirahat. Tanggal 14 Juni pajak mobil ini sudah habis," kata Purnomo, salah satu warga.

Pemilik kendaraan ini rela menunggu di antrean drive thru. Dia memilih lama di antrean ketimbang saat mudik nanti pajak kendaranya belum terbayar. Selain takut denda juga takut dicegat polisi.

Tampak ada belasan mobil antre mulai loket drive thru hingga pintu gerbang kantor Samsat. Antrean makin menumpuk karena layanan di antrean pertama tidak segera dilayani. 

Meski siang-siang, banyak wajib pajak menyerbu Samsat Manyar. Di kantor layanan pembayaran pajak kendaraan untuk Surabaya Timur ini banyak diserbu karena mereka takut masa habis pajak kendaraan bertepatan dengan Lebaran. 

Apalagi mereka juga ingin mudik ke kampung halaman. Belum lagi ada pemilik kendaraan yang habis masa lima tahunan. Wajib pajak tidak ingin mereka kena denda atau terkena razia polisi. 

Meski sebenarnya urusan pajak kendaraan tak ada hubungannya dengan polisi. Sebab pajak tahunan kendaraan itu kaitannya dengan ketaatan mereka sebagai warga negara yang wajib membayar pajak. 

Para pengantre itu tetap setia menunggu layanan drive thru dibuka setelah istirahat.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved