Ramadan 1439 H

Buka Puasa Berpayung Senja Berselimut Awan di Lesehan Singasana Tanjung Bumi Bangkalan

"Pemandangan alam di sini memang bagus. Apalagi ketika sore, pas suasananya untuk ngabuburit," ungkap Islamiyah.

Buka Puasa Berpayung Senja Berselimut Awan di Lesehan Singasana Tanjung Bumi Bangkalan
surya/ahmad faisol
Senja di atas Lesehan Singgasana, Desa Bumi Anyar Kecamatan Tanjung Bumi menjadi daya tarik pengunjung saat ngabuburit selama bulan Ramadan 

Pengunjung lainnya, Pita Kusuma (32), warga Kupang Gunung Surabaya mengaku rela menempuh perjalanan selama hampir 3 jam menuju Desa Bumi Anyar Kecamatan Tanjung Bumi.

"Setahun ini saya mendengar rumah makan di pesisir laut. Baru sekarang bisa berkunjung," ungkap Alumnus STIESIA surabaya itu.

Ibu dengan dua anak itu ternyata hadir tanpa reserved sebelumnya. Sehingga, ia bersama keluarga tidak kebagian meja. Sore itu, semua meja telah terisi.

Kendati demikian, Kusuma tidak menghiraukan. Ia menunggu waktu berbuka puasa dengan memandangi laut dan keanggunan senja.

Menurutnya, daya tarik berkunjung ke Lesehan Singgasana tak lain untuk menikmati matahari terbenam. Selama ini, ia hanya melihat di media sosial.

"Ternyata senja lebih indah jika dilihat langsung. Terpenting lagi, sate Madura masih ada meski tidak kebagian meja," tuturnya sambil tertawa lepas.

Pemilik Lesehan Singgasana Muh Sahri mengatakan, pengunjung mulai berdatangan secara berkelompok ketika memasuki pekan kedua di Bulan Ramadan

"Mereka sudah reservasi menjelang atau di awal Puasa. Selepas hari kesepuluh Ramadan, sudah penuh hingga beberapa menjelang lebaran," katanya.

Sahri menjelaskan, sengaja mendirikan warungnya dengan konsep panorama pantai dan senja lantaran dirinya merupakan pengagum keindahan alam.

"Sebelumnya saya sering duduk di tepi laut ini di kala sore. Di situlah muncul ide untuk membuat warung pada tahun 2017," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help