Berita Gresik

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Gresik Bentuk 'Pasukan Patroli Sahur'

Pasukan itu untuk mengamankan kota santri dan mencegah terjadi kecelakaan lalu lintas.

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Gresik Bentuk 'Pasukan Patroli Sahur'
surya/sugiyono
Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto ikut membunyikan musik patrol untuk membangunkan warga dan membagi nasi sahur, Minggu (3/6/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Polres Gresik membentuk pasukan 'Patroli Sahur Satlantas Polres Gresik'.

Pasukan itu untuk mengamankan kota santri dan mencegah terjadi kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, juga berbagi makanan saur kepada tukang becak dan masyarakat umum yang membutuhkan.

Polisi patroli sahur Satlantas Polres Gresik dipimpin Kasatlantas AKP Wikha Ardilestanto, membawa mobil patroli yang sudah dilengkapi peralatan musik untuk membangunkan masyarakat. Di antaranya, beduk dan kentongan.

Mobil patroli tersebut keliling kota untuk membangunkan masyarakat dan membagi nasi sahur.

Dalam kegiatan itu, jajaran Satlantas juga ikut mengimbau kepada masyarakat agar tidak kebut-kebutan di jalan raya.

Apalagi di pagi hari kondisi jalan masih sepi, yang bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas akibat ngantuk dan tidak menguasai kondisi jalan.

"Sahur-sahur. Monggo Bapak-bapak, Ibu-ibu masyarakat Gresik segera sahur. Dan yang di jalan raya jangan kebut-kebutan ya Pak," kata Wikha dari atas mobil patroli sambil memegang pukulan beduk, Minggu (3/6/2018).

Dengan diiringi musik sahur, anggota Satlantas Polres Gresik membagikan 250 nasi sahur yang dibagikan kepada tukang becak dan masyarakat umum yang ada di tepi jalan.

Bantuan nasi sahur itu untuk meringankan beban masyarakat yang harus bersusah payah mencari nasi untuk sahur di pagi hari.

"Kegiatan ini dari amal anggota Satlantas untuk berbagai terhadap masyarakat di bulan suci Ramadan," katanya.

Sementara, Nur Kholis, tukang becak warga Jawa Tengah yang mangkal di depan rumah sakit Semen Gresik Jl RA Kartini mengatakan, kegiatan sosial dan polisi sahur ini sangat bagus sekali.

Sebab, selain membangunkan masyarakat juga berbagi nasi bungkus kepada masyarakat.

"Enak dapat nasi untuk sahur. Jadi tidak perlu beli nasi," kata Nur usai menerima nasi.

Penulis: Sugiyono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help