Berita Sidoarjo

Razia Ramadan, 7 Pria, dan 3 Wanita di Krian Sidoarjo Terjaring Razia, 2 Krat Bir Hitam Disita

Baru ketika mendatangi Cafe 55 Keboharan Krian, petugas mengamankan 7 laki-laki dan 3 perempuan.

Razia Ramadan, 7 Pria, dan 3 Wanita di Krian Sidoarjo Terjaring Razia, 2 Krat Bir Hitam Disita
surya/M Taufik
Sejumlah warga yang terjaring razia diperiksa petugas. 

SURA.co.id | SIDOARJO - Larangan kafe menjual minuman keras (miras) selama Ramadan ternyata tak semua menaatinya. Terbukti, razia yang digelar petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP menemukan kafe yang masih berjualan miras.

Dari razia tersebut, aparat gabungan berhasil mengamankan dua krat minuman jenis bir hitam, satu botol minuman jenis paloma dan dua botol cukrik atau oplosan.

Selain menyita sejumlah miras yang dijual, petugas gabungan yang menyisir sejumlah lokasi juga mengamankan tujuh pria dan tiga wanita dalam razia itu.

"Sasaran razia ini memang kafe-kafe dan warung remang-remang. Ini terkait surat edaran yang sudah disebar bahwa selama ramadan tidak boleh ada penjualan miras," kata Kapolsek Krian Kompol Saebani usai razia, Sabtu (2/5/2018) malam.

Tempat yang jadi sasaran razia para Ramadan kali ini di antaranya adalah kawasan stasiun kereta api Krian, area sekitar perumahan Krian Indah Sejahtera yang biasa dibuat para remaja bergerombol, serta beberapa tempat hiburan yang diduga menjual minuman keras.

Awalnya, dari beberapa lokasi yang didatangi, petugas gabungan tidak menemukan pelanggaran atau penjualan miras dan sebagainya.

Baru ketika mendatangi Cafe 55 Keboharan Krian, petugas mengamankan 7 laki-laki dan 3 perempuan yang diduga sedang asyik menikmati miras di sana.

"Ternyata masih ada kafe yang bandel dan nekat buka dengan menyediakan minuman keras. Ini sangat tidak dibenarkan dan akan dilakukan penindakan," tandas Kapolsek.

Akibat perbuatannya, 10 warga yang diamankan itu dibawa ke Polsek dan diminta membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

"Sedangkan emilik kafe akan doproses. Sebagaimana ketentuan, yang bersangkutan bakal dikenakan tindak pidana ringan (Tipiring)," lanjutnya.

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help