Banyuwangi

Menteri Pariwisata akan Hadiri Diaspora Banyuwangi, Ajang Kangen Warga Rantau Banyuwangi

Para perantau yang pulang kampung akan dijamu dalam acara Diaspora Banyuwangi, 3 Syawal 1439 H.

Menteri Pariwisata akan Hadiri Diaspora Banyuwangi, Ajang Kangen Warga Rantau Banyuwangi
surya/haorrahman
Menteri Pariwisata Arief Yahya, menghadiri Diaspora Banyuwangi, tahun lalu. ‎ 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Momen Lebaran 2018 akan berjalan spesial di Banyuwangi. Para perantau yang pulang kampung akan dijamu dalam acara Diaspora Banyuwangi, 3 Syawal 1439 H. Menteri Pariwisata Arief Yahya, dipastikan hadir dalam acara tersebut.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, koneksi antar personal jauh lebih kuat. Oleh sebab itu, ia sangat mendukung kegiatan ini.

“People to people connection itu jauh lebih kuat dan dahsyat dibandingkan business relation. Silaturahim diaspora setahun sekali dan bertepatan dengan momentum halal bi halal dan Lebaran. Hal ini adalah sarana yang baik untuk memperkuat jalinan hubungan personal atau people to people connection tersebut,” papar Menteri Arief, Sabtu (2/6/2018).

Menurutnya, Diaspora Banyuwangi sangat fundamental.

“Berpikir Mega. Buat sahabat, saudara, teman. Diaspora Banyuwangi ini sangat fundamental, dan filosofis,” katanya.

“Kunci utama menjawab tantangan global adalah berpikir mega. Saya sering menyebut strategic thinking. Banyak spiritualis yang menyebut, semakin banyak banyak memberi, semakin banyak menerima. Lebih banyak berorientasi pada kebutuhan community (bangsa dan negara), tidak hanya pada customer (makro) dan company (mikro) saja,” sambung Menpar.

Menteri asal Banyuwangi itu juga memberikan contoh konkret. “Contohnya ibu kita. Dia tidak pernah berpikir akan menerima imbalan apapun, sekecil apapun dari anak-anaknya, meskipun dia sudah 9 bulan mengandung, setahun menyusui, dan merawat hingga dewasa. Itulah berpikir mega. Berbuatlah yang terbaik buat bangsa, negara dan daerah-mu,” ulasnya.

Selain menghadiri Diaspora, Menpar juga dijadwalkan menghadiri tradisi Lebaran suku Osing -suku asli Banyuwangi, yakni Barong Ider Bumi (2 Syawal) dan Seblang Olehsari (3/4 Syawal). Kedua tradisi tersebut akan digelar di kawasan Desa Kemiren dan Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, berharap kegiatan Diaspora ini bisa semakin menumbuhkan rasa cinta daerah, khususnya bagi para perantau.

"Acara ini kami desain untuk semakin menguatkan cinta kepada Banyuwangi. Di sini mereka saling bersapa, memunculkan kembali kenangan masa kecilnya. Memori itu kami gali kembali, dan Insya Allah bisa semakin menumbuhkan cinta pada daerah. Kalau sudah cinta, otomatis tergerak untuk bantu mengembangkannya," ujar Anas.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help