Ramadan 1439 H

Punya Riwayat Sakit Tertentu? Begini Cara Mengatur Pola Makan saat Puasa

Bagi Anda punya riwayat sakit diabetes, hipertensi, atau penyakit lainnya harus menjaga pola makan, perlu hati-hati saat bulan puasa.

Punya Riwayat Sakit Tertentu? Begini Cara Mengatur Pola Makan saat Puasa
surya/pipit
Ahli Kesehatan Masyarakat Adi Husada Cancer Center (AHCC) Estiningtyas N, SKM., MARS. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bagi Anda yang punya riwayat sakit diabetes, hipertensi, atau penyakit lainnya yang harus menjaga pola makan, perlu hati-hati saat bulan puasa.

Ahli kesehatan masyarakat Adi Husada Cancer Center (AHCC) Estiningtyas N, SKM., MARS, menjelaskan setiap mereka yang punya riwayat penyakit tertentu sebenarnya sudah memiliki pola dietnya sendiri.

Hanya saja saat puasa, mereka harus memperhatikan komposis nutrisi karena jam makan terbatas.

"Pada prinsipnya pola diet bagi penderita penyakit tertentu harus tetap mengikuti aturan diet seperti biasanya. Hanya pada saat puasa, jam makan terbatasi maka yang perlu diperhatikan adalah kecukupan kalori maupun komposisi nutrisi harus tercukupi sesuai kebutuhan tubuh," terang perempuan berkacamata ini, Kamis (31/5/2018).

Contoh bagi penderita diabetes, mereka tetap harus menerapkan konsep pola makan 3J yaitu jumlah kalori, jenis makanan dan jadwal makan untuk menjaga kadar gula darah.

Pertama, jumlah kalori sebaiknya dibagi, dikonsumsi saat buka 50 persen dan sisanya dikonsumsi saat sahur. Jumlah kebutuhan kalori tiap orang berbeda, hal ini juga harus dikenali oleh penderita diabetes.

Faktor yang mempengaruhi kebutuhan kalori adalah: berat badan, tinggi badan, usia, kondisi tubuh, jenis kelamin dan aktivitas fisik.

Kedua, jenis makanan harus bervariasi dengan komposisi lengkap yaitu, karbohidrat, protein, vitamin, mineral maupun serta.

Ketiga, jadwal makan diubah menjadi 2 kali dan agar asupan energi tetap berimbang sepanjang hari, sebaiknya saat buka konsumsi 10 persen kalori segera setelah buka, 30persen setelah salat Maghrib, dan sisanya 10 persen dikonsumsi setelah salat Tarawih. Kemudian untuk sahu, sebaiknya dilakukan saat akhir atau mendekati imsak.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help